CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Deden : Jokowi Harus Memperhatikan Jatah Menteri Dari Jabar

admin
22 Oktober 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo harus memperhatikan jatah Menteri dari Jawa Barat, dalam kabinet Jokowi Jilid II.

Hal tersebut diungkapkan pengamat Komunikasi Politik Universitas Pasundan (Unpas), Dr H Deden Ramdan MSi.CICP.DBA, kepada Pasjabar, Selasa (22/10/2019).

“Jokowi harus memperhatikan Menteri dari Jabar, karena selain jumlah penduduknya kedua terbanyak di Indonesia yakni sebanyak 49,02 juta jiwa, potensi industri dan SDM Jabar memberi kontribusi signifikan bagi  penguatan ekonomi negara untuk mendukung pertumbuhan, pemerataan dalam upaya menghadirkan kesejahteraan rakyat,” tuturnya.

Baca juga:   Unpas Kaji Perspektif Konflik Rusia - Ukraina Bagi Geopolsosek Indonesia

Deden juga menyebutkan, Kabinet Jokowi – Maruf (Jokowi jilid II.red) dituntut untuk menyelesaikan sejumlah PR yang belum tuntas Nawacita.

“Seperti persoalan revolusi mental yang masih abstrak di tataran implementasi, pertumbuhan ekonomi lima persen yang belum sesuai target,” papar pengajar Pasca Sarjana Unpas ini.

Ia juga menyebutkan, persoalan lingkungan hidup (kebakaran hutan), pengangguran dikalangan angkatan muda dan belum tuntasnya soal BPJS dan persoalan radikalisme serta terorisme menjadi masalah yang harus diselesaikan oleh Kabinet Jokowi Jilid II.

Baca juga:   Siapkan Sistem Jaringan Terpusat Paguyuban Pasundan Gelar Pelatihan IT

Oleh karenanya Deden menilai beban masalah yang kompleks tersebut menjadikan Jokowi harus membentuk postur kabinet yang cakap, solid dan visioner.

“Komposisi latar belakang menteri dari parpol dan profesional, sipil dan militer dan dari Indonesia Barat dan Timur serta Nasionalis dan Agamawan memang harus menjadi pertimbangan Presiden kali ini,” tegasnya. (tie)

Baca juga:   Dua Pemain Andalan Persib Terancam Absen Lawan Persiwa

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Dr H Deden RamdanJoko widodomenteri jawa baratPengamat Komunikasi Politik Universitas Pasundanpresiden republik indonesiaunpas


Related Posts

Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswa HI Unpas Rizfa Palsa Raih Juara Dua Kompetisi Nasional

6 Mei 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Hipertensi Disebut Silent Killer, Dokter Unpas Ingatkan Pemeriksaan Rutin

1 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.