CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Bukan Ular, Ini Hewan Terbanyak yang Ditangani Diskar PB

admin
7 Januari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kota Bandung dalam beberapa bulan terakhir juga tak luput dari ‘teror’ ular yang hadir di pemukiman warga. Hal ini cukup meresahkan warga.

Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung pun banyak melakukan penanganan ular berdasarkan laporan warga. Total, selama 2019, Diskar PB menangani 49 pelaporan terkait ular.

Pelaporan keberadaan ular sendiri ada di urutan ketiga terbanyak animal rescue yang ditangani Diskar PB. Di urutan pertama, yang terbanyak justru terkait sarang tawon yang mencapai hampir 250 pelaporan.

Baca juga:   Yana Mulyana Didakwa Dua Pasal Sekaligus

Tapi, dari jumlah itu, baru 193 pelaporan yang tertangani. Sedangkan sisanya masuk daftar tunggu dan dilakukan penanganan bertahap.

“Kita melakukan penanganan bertahap. Yang menyangkut (membahayakan) masyarakat banyak, kita prioritaskan penanganannya,” kata Kabid Kesiapsiagaan Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Diskar PB Kota Bandung Kurnia Saputra di Kantor Diskar PB Kota Bandung, Selasa (7/1/2020).

Sarang tawon ini biasanya ada di pemukiman warga. Lokasinya relatif sulit dijangkau, misalnya di area dekat atap. Meski begitu, keberadaannya dirasa meresahkan sehingga warga melaporkannya ke Diskar PB untuk ditangani.

Baca juga:   Dua Mahasiswa Unpad Meninggal Tersambar Petir Saat Camping Mandiri

Petugas pun melakukan penanganan dengan berbagai cara. Yang terpenting, sarang tawon itu hilang dari lokasi dan tak lagi membuat warga merasa was-was karena takut disengat.

Selain sarang tawon, hewan terbanyak berikutnya yang ditangani adalah kucing dengan 50 laporan selama 2019. “50 kali pelaporan soal kucing ini macam-macam, ada yang terjebak di sumur, terjebak di gorong-gorong, sampai ada yang naik pohon tapi enggak bisa turun,” jelas Kurnia.

Baca juga:   Kota Bandung dan Konjic Akan Kolaborasi di Sejumlah Bidang, Apa Saja?

Urutan terbanyak berikutnya adalah pelaporan terkait ular sebanyak 49 kali. Selain itu, ada juga lima pelaporan monyet liar, musang lima pelaporan, biawak dua pelaporan, serta burung, kukang, dan bunglon masing-masing satu pelaporan.

Petugas Diskar PB sendiri menurutnya terampil dalam animal rescue. Sehingga, pelaporan dari masyarakat bisa ditindaklanjuti. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Diskar PBkota bandungteror ularular kobra


Related Posts

ngabandungan bandung
PASBANDUNG

Ngabandungan Bandung, Seni Visual dan Edukasi Mitigasi Bencana

28 April 2026
Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI
HEADLINE

Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI

25 April 2026
jalan macet di Bandung
Uncategorized

Bandung Kian Sesak! Ini 6 Kawasan dengan Kemacetan Terparah

5 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.