CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pola Asuh Bisa Pengaruhi Anak Lakukan Bulliying

admin
6 Februari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Mengatasi kasus buliying, harus libatkan peran orang tua. Hal itu dikarenakan pola asuh yang tepat, bisa mempengaruhi perilaku siswa, begitu juga sebaliknya.

“Makanya, kita memberikan sosialisasi mengenai pola parenting yang baik kepada orang tua. Sehingga bisa memberikan pemahaman yang baik kepada anak,” ujar Sekretaris Dinas (Sekdis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Bandung Irma Nurani, Kamis (6/2/2020).

Irma mengatakan, buliying yang terjadi sering berawal dari saling ejek, ada yang yang terjadi di grup WhatsApp yang berkelanjutan di dunia nyata.

Baca juga:   Manchester United Bangkit Usai Pecat Erik ten Hag

Untuk itu, Pemkot Bandung menyiapkan badan untuk konseling. Bisa melalui Pusat Pemberdayaan Keluarga  (Puspaga) dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak  (P2TP2A).

Selain konseling mengenai keluarga termasuk buliying, warga yang menemukan atau mengalami buliying bisa lapor ke sana.

“Jika ada orang tua yang kesulitan menangani anaknya, bisa juga berkonsultasi di sini,” tambahnya.

Salah satu cara untuk mencegah buliying yang bisa dilakukan orang tua adalah, dengan lebih dekat kepada anak. Sehingga anak bisa menceritakan apa saja yang dialaminya disekolah.

“Dengan demikian, orang tua bisa mencegah  sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” paparnya.

Baca juga:   Tiang Gawang Rp178 Juta Jadi Pahlawan Persib!

Di sisi lain, Pemkot Bandung sendiri memiliki program sekolah ramah anak, yang sampai sejauh ini sudah diimplementasikan di sekitar 414 SD dan SMP se Kota Bandung.

Dalam program ini, ada standar mengenai infrastruktur sekolah dan cara guru memperlakukan murid.

Untuk infrastruktur, diperhatikan masalah posisi tangga yang kira-kira aman untuk anak. “Anak-anak kan tingginya 100-150, jadi langkah kakinya tidak sama dengan orang dewasa. Selain itu, untuk tembok di lantai atas gunakan tralis,” katanya.

Baca juga:   Promosi Doktor Yuhaprizon Ulas Kinerja Keuangan Pada UMKM

Untuk para gurunya diharuskan lebih ramah kepada anak-anak dengan memberi salam di pagi hari. “Juga membiasakan diri dengan mengusap kepala siswa jika bertemu,” katanya.

Jika ada anak yang menjadi objek buliying, disarankan untuk melaporkan kepada kepala sekolah. Nanti kepala sekolah yang akan menindaklanjuti atau menengahi sampai ditemukan jalan keluar.

“Kami juga meminta bantuan dimana anak sekolah yang melakukan bullying atau ada yang menjadi korban, jangan segan orang tua laporkan itu kepada kepala sekolah. Selain itu, lapor ke UPT P2TP2A ke 022-7230876,” bebernya.  (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: bulliying


Related Posts

PASNUSANTARA

Jari Siswa Korban Bullying di Malang Diamputasi

4 Februari 2020

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.