CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Sampai Kapan Kebun Binatang Bisa Bertahan Ditengah Pandemik Covid-19

admin
26 April 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Sejak mewabahnya Covid 19 di seluruh dunia, Kebun Binatang di seluruh Indonesia ada dalam kondisi mati suri, karena Kebun Binatang yang tergabung dalam anggota Perhimpunan Kebun Binatang Se Indonesia (PKBSI) sudah tutup sejak pertengahan bulan Maret 2020.

Humas dan promosi PKBSI, Sulhan Syafi’i, mengungkapkan bahwa berdasarkan survei internal dari 60 anggota PKBSI (Perhimpunan Kebun Binatang Se Indonesia) di lingkup Kebun Binatang (KB), kemampuan bertahan untuk pemberian pakan 92,11% kurang dari satu bulan.  Sedangkan Kebun Binatang yang mampu bertahan menyediakan pakan selama jangka waktu 1- 3 bulan sebanyak 5,26 %.

“Kebun Binatang yang mampu menyediakan pakan lebih dari tiga bulan hanya berkisar 2,63%. Artinya, 90% anggota PKBSI hanya bisa bertahan dalam satu bulan.   Salah satu prioritas mendesak bagi kelangsungan hidup Kebun Binatang, khususnya kesehatan dan kesejahteran satwa koleksinya adalah penguatan ketahanan pakan,”   terang Sulhan dalam siaran persnya kepada pasjabar, kemarin (25/4/2020).

Baca juga:   Tak Ada Penularan Corona, Emil Sebut Paling Nurut Diam di Rumah Siswa Sekolah

Mengacu ke situasi krisis ini, hampir seluruh manajemen Kebun Binatang melakukan penyesuaian terhadap manajemen pakan satwa. Mulai dari substitusi, pengurangan porsi hingga pendekatan manajemen pakan lainnya. Tentu tetap bedasarkan pada etika hewan maupun kesehatan dan kesejahteraan satwa.

“Kemampuan pakan tidak selalu terkait dengan persoalan finansial. Ada jenis-jenis satwa tertentu yang membutuhkan jenis pakan khusus yang hanya bisa diperoleh dari supplier khusus dengan perlakuan tertentu. Artinya walau secara finansial tersedia, namun kalau pasokan pakannya justru tidak tersedia karena dampak kebijakan Covid 19, menjelma menjadi ancaman,” tandasnya.

Baca juga:   Bantuan Kab Bandung akan Diberikan Kepada yang Belum Punya PKH

Faktor finansial bagaimanapun, lanjut Sulhan juga menjadi faktor krusial bagi kelangsungan ketersediaan suplai pakan. Dari komponen biaya operasional sebuah Kebun Binatang, biaya pakan menduduki peringkat kedua setelah biaya tenaga kerja. Komponen yang juga penting di urutan ketiga besaran biayanya adalah obat-obatan.

“Selama ini, kegiatan PKBSI beserta ± 60 KB anggotanya memiliki kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi. Kegiatan seluruh Kebun Binatang mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 22,000 orang,” tambahnya.

Peran lain Kebun Binatang adalah Membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah melalui multiplier effect kegiatan hotel, restoran, transportasi, suplai pakan dan sebagainya. Termasuk berkontribusi langsung terhadap daerah setempat.

“Total jenis satwa yang menjadi koleksi seluruh Kebun Binatang anggota PKBSI sebanyak 4,912 jenis satwa endemik maupun satwa dari berbagai belahan dunia. Terdiri dari jenis karnivora, herbivora, reptilia, unggas, dan jenis lainnya,” terangnya.

Baca juga:   Indonesia Menang 2-1, Dendy Sulistyawan Kunci Kemenangan atas Curacao

Beberapa diantaranya tergolong flagship species yang menjadi icon Indonesia. Seperti Anoa, Harimau Sumatera, tapir, Orang Utan Sumatera dan jenis lainnya. Jumlah populasi total satwa di seluruh KB sebanyak ± 70,000 ekor. Secara legalitas, seluruh satwa dimaksud adalah aset negara yang bukan hanya wajib dilestarikan. Namun juga dijaga kesejahteraannya.

“Dengan tutupnya kebun binatang  sejak pertengahan bulan Maret maka hal ini juga mempengaruhi berbagai aspek, jika ada 50 juta pengunjung kebun binatang dalam setahun. Artinya, ada manfaat ekonomi di bidang transportasi, hotel, restoran, souvenir yang bisa hidup,” pungkas Sulhan. (*/Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVID-19kebun binatangpandemik


Related Posts

Dari Taman Kota ke Kebun Binatang, Diskusi Temu Sejarah Ungkap Fakta Arsip Kolonial
PASBANDUNG

Dari Taman Kota ke Kebun Binatang, Diskusi Temu Sejarah Ungkap Fakta Arsip Kolonial

26 Februari 2026
COVID-19
HEADLINE

Kasus COVID-19 Naik, Menkes Minta Masyarakat Waspada

11 Juni 2025
Kasus COVID
HEADLINE

RSHS Bandung Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

9 Juni 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.