CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Webinar Nasional Arah Kebijakan Penelitian di Era New Normal

admin
6 Juli 2020

Webinar Nasional Arah Kebijakan Penelitian di Era New Normal. (tan/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Universitas Pasundan (Unpas) bersama Paguyuban Pasundan dan  RISTEK BRIN menggelar acara Webinar nasional bertema  Arah Kebijakan Penelitian di Era New Normal pada Senin (6/7/2020) yang disiarkan secara live di akun channel Youtube PAS TV.

Acara yang diikuti oleh lebih dari 2000 peserta ini pun dinarasumberi oleh ketua APTISI Jawa Barat sekaligus Rektor Unpas Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp. MSi. M.Kom. dan Reviewer nasional Universitas Riau Prof. Dr. Saryono M.Si dengan  keynote speaker Direktur Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat RISTEK/BRIN Prof. Ocky Karna Radjasa M.Sc Ph.D,.

Ketua APTISI Jawa Barat sekaligus Rektor Unpas Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp. MSi. M.Kom. mengulas tentang  kebijakan lingkungan di lingkungan APTISI Jawa Barat. Di mana Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (APTISI) merupakan Organisasi profesi yang beranggotakan seluruh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan seluruh Badan Hukum Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta (BHP-PTS) di seluruh Indonesia yang berkedudukan di Jakarta.

APTISI mewakili aspirasi Iebih dari 3000 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia, selain berkomitmen menyusun program-program untuk memajukan PTS dan pendidikan nasional juga memposisikan diri sebagai mitra kritis pemerintah dalam pembangunan bangsa baik yang berkaitan dengan dengan masalah pendidikan maupun masalah sosial kemasyarakat.

Baca juga:   Nafara Mahasiswa FEB Unpas : Investasi Industri Realitas Virtual di Depan Mata

Program kerja APTISI Jawa Barat antara lain mengatasi masalah berkaitan dengan profil data anggota, Angka Partisipasi Kasar (APK), mengeliminir dikotomi PTS-PTN, pembinaan PTS yang tidak sehat atau non aktif, memperjuangkan bantuan atau hibah dari Pemda Provinsi Jawa Barat untuk stimulasi PTS di Wilayah Jabar dan menginisiasi berdirinya Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM).

“Di tengah COVID 19 ini maka terjadi perubahan arah penelitian skala nasional dan internasional, COVID 19 juga menyebabkan orang  menggunakan teknologi dalam kegiatan penelitian dan berbagai aspek kehidupan,” terangnya.

Peninjauan implementasi PPM terhadap Panduan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Edisi XII (Suplemen Panduan PPM pada Masa Covid, 2019) menyebabkan adanya penundaan  pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama anggaran yang berasal dari kegiatan Desentralisasi dan Kompetitf Nasional Non PTNBH Usulan Baru, Desentralisasi dan Kompetitf Nasional PTNBH, Penugasan Usulan baru dan Penelitian mendukung Pusat Unggulan Iptek dan Science Techno  Park di perguruan Tinggi.

“Sementara untuk kegiatan Penelitan Dosen Pemula, Penelitian lanjutan dengan kontrak tahun jamak, Penelitian kerjasama internasonal bilateral dan multilateral, Penelitian untuk Pasca Sarjana (Penelitian Tesis Magister, Penelitian Disertasi Doktor dan PMDSU),  Proposal penelitian yang sudah dilakukan refocusing dan reorientation mendukung covid 19 serta pengabdian kepada masyarakat tidak dilakukan pemotongan anggaran,” jelasnya.

Baca juga:   Perjuangan Yang Tak Pernah Tuntas

Permasalahan yang dihadapi LLDIKTI 4 dan APTISI, terang Prof Eddy adalah Jumlah proposal hibah ristek yang masih perlu ditingkatkan, baik kualitas maupun kuantitas,  Jumlah riset yang berfokus pada prioritas Riset Nasional tentang Konsorsium Riset dan Inovasi COVlD-19 masih rendah, Kondisi Klaster Litmas yang harus ditingkatkan dan Upaya peningkatan Ranking PT.

“Sementra itu, Penguatan kapasitas dosen dalam kegiatan penelitian di era new normal meliputi Pelatihan metode penelitian berkaitan dengan penyesuaian metode dan lokasi, terutama dalam pengumpulan data dan bahan penelitiannya dan pengolahan data,” terangnya.

Di samping itu, pelatihan untuk meningkatkan kemampuan ICT dosen dalam pelaksanaan penelitian, peninjauan besaran insentif dana stimulan penelitian, Peningkatan kuantitas dan kualitas penelitian, peninjauan besaran insentif dana kepakaran, Peningkatan rangking PT berbasis risbang dan peningkatan klaster perguruan tinggi sehingga dapat meningkatkan serapan dana penelitian dari hibah maupun sumber Iain dan anggaran dana pendamping dari masing masing PTS.

Baca juga:   FH Unpas Lantik Badan Perwakilan Mahasiswa Periode 2019-2020

Sementara itu, Reviewer nasional Universitas Riau Prof. Dr. Saryono M.Si menyampaikan bahwa di tengah COVID 19 ini memiliki paradigma penelitian baru yakni penelitian berbasis output, riset berbasis invensi menuju inovasi, diperlukan road map yang jelas, pengukuran tingkat kesiapterapan teknologi (TKT/TRL)  dan atau tingkat kesiapan inovasi (KATSINOV/IRL).

“Pelaksanaan pun dilakukan dengan penandatanganan kontrak penelitian, pelaksanaan wajib mengikuti protokol kesehatan COVID 19,  Logbook dan dokumentasi lainnya serta adanya reward dan punishment,” tandasnya.

Adapun Direktur Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat RISTEK/BRIN Prof. Ocky Karna Radjasa M.Sc Ph.D,. menyampaikan bahwa dalam Pembentukan Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 ini dilakukan Inisiatif Kemenristek/BRIN untuk membentuk Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 agar dapat mendukung percepatan penanganan pandemik Covid-19.

“Seluruh tim peneliti Kemenristek/BRIN pun diarahkan untuk membantu mencegah, mendeteksi, dan merespon secara cepat dalam penanggulangan penyakit Covid-19 melalui riset dan inovasi di bidang pencegahan baik vaksin dan suplemen, skrining, diagnosis, pengobatan dan teknologi alat kesehatan terkait Covid-19,” ulasnya. (Tan)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: channel Youtube PAS TV.lemlit unpaspasundanristek diktiuniversitas pasundanunpasWebinar Nasionalwebinar unpas


Related Posts

IKA Unpas 2026
HEADLINE

Dr. Nenden Euis Sri Mulyati Terpilih Menjadi Ketua IKA Unpas 2026–2031

10 Mei 2026
Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.