CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASKREATIF

Segera Ganti Masker Saat Sudah Tidak Nyaman Dipakai

Tiwi Kasavela
1 Februari 2021
Segera Ganti Masker Saat Sudah Tidak Nyaman Dipakai

Ilustrasi (antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Sebuah analisis dalam Prosiding National Academy of Sciences pada Desember 2020 menyimpulkan, masker mengurangi tingkat pertumbuhan harian infeksi sekitar 47 persen.

Lalu, agar benda ini bisa maksimal melindungi Anda, sebaiknya kenakanlah dengan benar. Di sisi lain, cari tanda-tanda saat masker perlu diganti.

Salah satu tandanya adalah jika masker sudah tidak nyaman dipakai.

Masker yang Anda punya mungkin tampak sempurna sepanjang tahun 2020, tetapi seiring waktu, kain bisa menyusut atau meregang dan tali pengikat bisa kehilangan elastisitasnya.

Periksa apakah tali masker mulai melukai telinga Anda, masker tidak lagi bisa menutupi mulut dan hidung Anda atau Anda kesulitan berbicara apabila tidak menurunkannnya. Bila jawabannya iya, maka ini tidak aman.

“Saat kita memakai masker untuk waktu yang lama, tali yang ada di dekat di telinga akan mengendur, sehingga letaknya tak lagi pas di dagu dan di atas hidung,” kata administrator proyek dan pendidik kesehatan masyarakat di Bio Containment Unit (BCU), Johns Hopkins Hospital di Baltimore, Chris Sulmonte.

Baca juga:   Tak Perlu Borong Masker Meski Ada Positif Corona

Di samping itu, ada beberapa hal lainnya yang perlu diperhatikan seperti dilansir dari laman Livestrong dalam antaranews, Senin (1/2/2021) yakni ;

1. Masker robek
Masker salah satu benda yang bisa rusak seiring waktu. Pencucian dan pengeringan yang berulang dapat menyebabkan kain robek, muncul lubang, dan longgar.

“Cuci secara konsisten dan pastikan tidak ada sobekan atau lubang pada kain. Pegang kain ke arah cahaya dan perhatikan apakah benangnya menipis. Itu mungkin indikasi yang baik sudah waktunya untuk mengganti masker,” tutur Sulmonte.

2. Anda kena masalah kulit
Masker dapat menyebabkan atau memperburuk sejumlah masalah kulit, termasuk ruam alergi, kulit kering, jerawat, rosacea dan eksim, menurut American Academy of Dermatology.

Masalah-masalah ini disebabkan oleh gesekan yang menyumbat pori-pori, peningkatan kelembapan dan bahan-bahan dalam masker seperti pewarna, karet, dan pengawet, ungkap Mona Gohara, seorang dokter kulit bersertifikat di New Haven, Connecticut sekaligus profesor klinis di Yale Medical School.

Baca juga:   Pakar Kesehatan Unpad Soal Pelonggaran Masker

Gohara merekomendasikan Anda beralih ke masker kain yang dibuat tanpa bahan-bahan tersebut dan mencuci masker dengan sesuatu yang Anda pakai untuk mencuci wajah.

Dia juga merekomendasikan untuk mengganti rutinitas perawatan kulit sebelum mengenakan masker.

“Rutinitas yang baik, menggunakan pembersih yang lembut, krim pelindung yang baik dan, jika perlu, oleskan asam salisilat untuk pengelupasan kulit namun lewati perawatan yang keras seperti menggunakan retinol,” tutur dia.

3. Masker belum dicuci beberapa minggu
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan Anda harus mencuci masker kain setiap kali kotor atau setidaknya setiap hari.

“Semakin lama Anda memakai sesuatu, semakin besar kemungkinannya untuk terkontaminasi dengan bakteri, baik dari mulut Anda sendiri atau di luar,” kata dokter spesiais penyakit infeksi di NYU Langone Health, New York City, Scott Weisenberg.

Baca juga:   Daffa Duta Kampus FH Unpas Perjuangan Adalah Awal Kesuksesan

4. Sudah salah pilih sejak awal
Seiring munculnya varian COVID-19 baru yang menular lebih mudah, sekarang bukan saatnya Anda mengambil risiko dengan mengenakan masker yang salah.

“Masker terbaik untuk Anda yang pas, Anda bisa sering memakai dan memiliki fungsi yang baik,” kata Sulmonte.

CDC merekomendasikan Anda untuk memilih masker yang memiliki setidaknya dua lapisan, menutupi hidung dan mulut Anda sepenuhnya dan pas di wajah Anda tanpa celah.

Apabila Anda masih menggunakan masker gratis yang diberikan orang lain atau perusahaan tertentu tahun lalu, sekaranglah waktunya untuk meningkatkan dan melindungi diri Anda dan orang lain.

Sebaiknya hindari mengenakan masker yang terdiri dari satu lapisan, bandana, kain yang membuat Anda sulit bernapas (seperti vinil atau kulit), dan masker dengan ventilasi. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: masker


Related Posts

Pertamakalinya Alan Walker Tampil Tanpa Masker
HEADLINE

Pertamakalinya Alan Walker Tampil Tanpa Masker

16 Mei 2024
TNI Polri Bagikan Masker kepada Warga Sekitar TPA Sarimukti
PASBANDUNG

TNI Polri Bagikan Masker kepada Warga Sekitar TPA Sarimukti

28 Agustus 2023
SMKN 1 Losarang di Kabupaten Indramayu telah memproduksi masker kain. (Foto: Humas Disdik Jabar)
PASPENDIDIKAN

SMKN 1 Losarang Produksi Masker Kain, Sudah Dipasarkan Hingga ke China

5 November 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.