CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Cerita Erick Rayakan Imlek di Tengah Pandemi

Yatti Chahyati
12 Februari 2021
Cerita Erick Rayakan Imlek di Tengah Pandemi

Erick Darmadjaya. (ors/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Imlek tahun ini terpaksa dirayakan dengan cara berbeda karena berada di tengah pandemi COVID-19. Ada hal-hal yang hilang dibanding perayaan Imlek tahun-tahun sebelumnya.

Erick Darmadjaya, warga keturunan Tionghoa, mengatakan perbedaan yang ada cukup terasa. Sebab, tak ada kemeriahan seperti yang tersaji seperti sebelum-sebelumnya.

Salah satunya adalah tradisi seperti atraksi barongsai yang kerap hadir di berbagai titik saat perayaan Imlek. Sehingga, terasa seperti ‘ada yang hilang’ tahun ini.

Baca juga:   Dipenjara 10 Tahun, Mantan Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanagara Tiba di Lapas Banceuy Bandung

Keluarganya pun lebih banyak yang memilih beribadah di rumah saat Imlek daripada datang ke vihara atau kelenteng. Ini jadi hal yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Selain itu, kegiatan kumpul dengan keluarga besar juga tak bisa dilakukan. Sebab, setiap orang juga saling menjaga agar menghindari kerumunan demi meminimalisir potensi penularan dan penyebaran COVID-19.

Baca juga:   Meski Berbagai Bahan Pokok Naik Gubernur Jabar Sambut 2022 Optimisme

“Biasanya momen kumpul keluarga itu sore atau malam. Tapi sekarang enggak bisa dilakukan,” kata Erick di Vihara Dharma Ramsi, Kota Bandung, Jumat (12/2/2021).

Solusinya, ia memaksimalkan teknologi untuk menyiasati kegiatan kumpul keluarga yang jadi rutinitasnya saat Imlek. Setidaknya, melalui video call, ia bisa bertatap muka dengan keluarga besarnya.

“Adanya teknologi memang cukup membantu. Tapi, memang enggak bisa disamakan karena rasanya beda antara bertemu langsung dan menggunakan teknologi,” ungkap anggota Komisi A DPRD Kota Bandung tersebut.

Baca juga:   Jabar Dukung Unpad Lakukan Uji Klinis Fase III Vaksin Rekombinan COVID-19 Anhui

Namun, hal itu mau tak mau memang harus diterima. Ia pun memaklumi kondisi yang ada saat ini. Sebab, menjaga kesehatan dan keselamatan bersama jauh lebih penting meski sedang merayakan Imlek.

“Memang ada perbedaan dibanding sebelum-sebelumnya. Tapi, ya dijalani saja,” ucap Erick. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVID-19imlek


Related Posts

Vihara Dharma Ramsi Bandung
HEADLINE

Jelang Imlek, Vihara Dharma Ramsi Bandung Kebanjiran Pesanan Lilin

4 Februari 2026
COVID-19
HEADLINE

Kasus COVID-19 Naik, Menkes Minta Masyarakat Waspada

11 Juni 2025
Kasus COVID
HEADLINE

RSHS Bandung Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

9 Juni 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.