CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASNUSANTARA

150 Pelaku Pariwisata Ikuti Pelatihan Bahasa Inggris Secara Daring

Tiwi Kasavela
14 Maret 2021
150 Pelaku Pariwisata Ikuti Pelatihan Bahasa Inggris Secara Daring

150 Pelaku Pariwisata Ikuti Pelatihan Bahasa Inggris Secara Daring (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM–
150 pelaku pariwisata yang ada di lima destinasi super prioritas dan Belitung mengikuti pelatihan bahasa Inggris secara daring.

Acara ini merupakan kerjasama antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan PT. Cerdas Digital Nusantara (CAKAP).

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf, Wisnu Bawa Tarunajaya, dalam keterangannya, Jum’at (12/3/2021), mengatakan masa pandemi COVID-19 memang berdampak pada menurunnya kunjungan wisatawan dan berkurangnya aktivitas pariwisata.

Akan tetapi, masa-masa ini menjadi momentum bagi para pelaku pariwisata untuk mempersiapkan diri, terutama dengan mengasah kemampuan berbahasa asing untuk menyambut kembali kedatangan wisatawan mancanegara ketika perbatasan negara telah kembali dibuka.

“Tuntutan dan ekspektasi terhadap kualitas pelayanan pariwisata akan semakin tinggi mengikuti perubahan tren wisata dengan pola/kebiasaan baru, di mana experience benar-benar akan diutamakan, karena banyak yang harus dipenuhi oleh wisatawan dalam perjalanannya. Peningkatan kualitas pelayanan melalui interaksi yang baik dan komunikatif, serta dapat menciptakan kesan dan pengalaman yang menarik bagi para wisatawan mutlak sangat diperlukan,” kata Wisnu dalam rilis yang diterima Pasjabar, Sabtu.

Baca juga:   Pentingnya Mematuhi Larangan Mudik Untuk Tekan Penularan COVID 19

Pelatihan ini, kata Wisnu, bertujuan memberikan dan meningkatkan skill bahasa asing bagi pelaku pariwisata. Menurutnya, skill bahasa asing, terutama bahasa Inggris, punya peranan penting dalam memperkenalkan dan mempromosikan potensi wisata yang ada di masing-masing daerah kepada wisatawan mancanegara.

“Oleh karena itu, melalui pelatihan daring bahasa Inggris ini diharapkan akan meningkatkan kemampuan pelaku pariwisata atau masyarakat lokal dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Baik dalam merepresentasikan dan mengenalkan atraksi yang dimiliki daerahnya, budaya, alam, buatan, dan produk-produk lokal, maupun dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan, sehingga di era pascapandemi nanti pelaku pariwisata telah memiliki bekal dan lebih siap”, katanya.

Baca juga:   AKI 2022 Jadi Ruang Aktualisasi Produk Ekonomi Kreatif

Sementara itu, Vice President of Business Development CAKAP, Cecilia Ong, mengatakan di era digital ini, bahasa asing memiliki peran yang sangat penting. Sehingga, selain untuk meningkatkan kompetensi diri, kemampuan berbahasa asing bagi pelaku pariwisata ini juga dapat membantu mereka memperoleh informasi tentang karakteristik wisatawan, target pasar, dan perkembangan tren wisata melalui dunia digital.

“Dalam situasi pandemi ini, akan banyak perubahan besar terkait keinginan dan kebutuhan para wisatawan dalam berkunjung ke suatu destinasi wisata. Karenanya, dengan bahasa asing, pelaku pariwisata akan lebih siap dalam memberikan pelayanan yang lebih berkualitas dan sesuai harapan wisatawan,” ucap Cecilia.

Baca juga:   UMKM Yuk Tingkatkan Daya Saing dan Kapasitas Usaha

Sebanyak 150 orang peserta dinyatakan lolos dari 550 orang yang mendaftar dan telah dibagi menjadi 17 kelas sesuai hasil Placement Test dengan level yang berbeda-beda. Para peserta merupakan perwakilan dari pelaku pariwisata yang sebagian besar bekerja sebagai pemandu wisata, pengelola homestay, dan pengelola desa wisata/anggota kelompok sadar wisata.

Pelatihan ini akan dilaksanakan pada Mei hingga Juni 2021, dengan pembelajaran materi melalui Learning Management System (LMS) dan praktik melalui tatap muka dengan tutor profesional secara virtual, serta post test di akhir untuk mengukur capaian pembelajaran. Selama mengikuti rangkaian pelatihan ini, peserta akan dimonitor dan didampingi oleh para fasilitator lokal yang ada di daerahnya masing-masing. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Bahasa InggrisdaringpariwisataPelatihan


Related Posts

Perkuat SDM Pariwisata, 483 Skema Okupasi Nasional Diluncurkan
PASNUSANTARA

Perkuat SDM Pariwisata, 483 Skema Okupasi Nasional Diluncurkan

25 April 2026
Miss Tourism World 2026
PASHIBURAN

Wagub Dukung Sophia Rebecca Harumkan Jawa Barat di Miss Tourism World 2026

10 April 2026
MPBSI Pascasarjana Unpas
HEADLINE

MPBSI Pascasarjana Unpas Tingkatkan Kompetensi Guru Lewat Pelatihan

17 Mei 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.