CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASDUNIA

Indonesia Terima Vaksin AstraZeneca 3,8 Juta Dosis

Tiwi Kasavela
27 April 2021
Kemenparekraf Fasilitasi Vaksinasi Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

Ilustrasi (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM–
Indonesia terima vaksin AstraZeneca sebanyak sebesar 3.852.000 dosis vaksin melalui COVAX.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan bahwa vaksin ini. Diterima melalui fasilitas kerja sama vaksin multilateral COVAX. Dalam pengiriman gelombang kedua yang tiba di Tanah Air pada Senin (26/4/2021).

“Menerima vaksin jadi AstraZeneca sebesar 3.852.000 dosis. Pengiriman batch pertama vaksin multilateral dari COVAX Facility telah diterima Indonesia. Pada tanggal 3 Maret 2021 yaitu sebesar 1,1 juta dosis,” terangnya.

Baca juga:   Pameran Pariwisata Romania 2025, Hadirkan Destinasi & Diskusi Industri

Menlu menjelaskan bahwa dengan demikian jumlah vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca. Yang diterima Indonesia melalui skema multilateral COVAX. Yakni sebanyak 4.965.600 dosis dan semuanya diperoleh secara gratis.

Jika jumlah tersebut digabungkan dengan semua vaksin yang telah tiba di Indonesia. Baik yang didapatkan melalui jalur multilateral maupun bilateral. Maka total vaksin yang telah tiba di Tanah Air yakni sebanyak 67.465.600 dosis.

Dilansir dari Antara, Selasa. Retno menjelaskan bahwa di tengah upaya pemerintah Indonesia untuk memastikan pemenuhan kebutuhan vaksin di dalam negeri.

Baca juga:   Kepergian Adam Selwood, Duka Mendalam Bagi Dunia AFL

Pihaknya terus memperjuangkan kesetaraan akses vaksin bagi semua negara. Melalui peran aktif dalam pembahasan isu vaksin dunia. Terutama sebagai salah satu ketua COVAX AMC Engagement Group.

“Kita prihatin menyaksikan terjadinya gelombang baru di banyak negara di dunia. Serta ditemukannya varian-varian baru di beberapa negara,” ujar Menlu.

Dia juga mengatakan bahwa dirinya melihat semakin meningkatnya kebutuhan vaksin global. Namun pada saat yang bersamaan terjadi pula perlambatan pengiriman vaksin ke seluruh penjuru dunia.

Baca juga:   TB Hasanuddin Pastikan Komitmen Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia terus bekerja keras. Guna mengamankan ketersediaan vaksin yang cukup bagi rakyat Indonesia.

“Day and night kita terus berupaya agar program vaksinasi nasional dapat terus berjalan, siang dan malam. Kita terus melakukan diplomasi agar kebutuhan vaksin kita terpenuhi,” ujarnya.

Indonesia terima vaksin AstraZeneca sebanyak sebesar 3.852.000 dosis vaksin melalui COVAX. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Indonesia terima vaksin AstraZeneca


Related Posts

BPOM Keluarkan Izin untuk Vaksin COVID-19 Jenis Covovax
HEADLINE

Percepat Kekebalan Kelompok, 1,9 Juta Vaksin Jenis AstraZeneca Sudah Datang

6 Desember 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.