CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Pemkot Bandung : Ketersediaan Oksigen di Puskesmas Aman

Tiwi Kasavela
28 Juli 2021
Pemkot Bandung : Ketersediaan Oksigen di Puskesmas Aman

Tabung Oksigen (Humas Pemkot Bandung)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM–Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah mengamankan ketersediaan tabung oksigen di puskesmas, yang dipastikan mencukupi.

Hal ini karena dari kebutuhan sebanyak 183,62 meter kubik per hari. Kini stok oksigen Puskesmas mencapai 255,67 meter kubik oksigen

Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Dedi Priadi Nugraha menjelaskan, kebutuhan untuk oksigen di puskesmas itu ketersediaanya cukup.

Ketersediaan itu 255.67 meter kubik dengan estimasi habis selama 33,46 jam.

Sedangkan kebutuhan oksigen pada rumah Isoman (isolasi mandiri) Kewilayahan kebutuhannya mencapai 40.428,9 meter kubik dengan ketersediaan saat ini 38.174 meter kubik.

Baca juga:   500 Relawan Vaksin COVID-19 di Cek Kesehatan Puskesmas Garuda

“Estimasi habis dalam waktu hampir 23 jam. Kita akan cepat kordinasi ketersediaan oksigen di tempat ismoal pada sejumlah kecamatan,” tuturnya dalam rilis yang diterima PASJABAR.

Data per Senin 26 Juli 2021, oksigen di rumah sakit membutuhan 40.053,80 meter kubik dengan ketersediaan sebanyak 37.816,75 meter kubik dengan estimasi habis hampir 23 jam.

“Estimasi itu dilihat dari stok dan kebutuhan. Sebelum habis, pasokan oksigen sudah ada lagi. Stok yang dibutuhkan itu belum bisa dipenuhi langsung full dari ‘filling station’ atau distributor tapi bisa bertahap ini di jam atau hari berikutnya bisa diisi,” kata Dedi.

Baca juga:   Grib Jaya dan Pemuda Pancasila Sepakat Berdamai

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengembangan E-Commerce Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Meiwan Kartiwa mengatakan, Kota Bandung memiliki 4 tabung konsentrator bantuan dari Kementerian Kesehatan melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Empat tabung tersebut dipinjam pakaikan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ujungberung dan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA)

Baca juga:   Wali Kota Bandung Ucapkan Milangkala 106 Paguyuban Pasundan

“Jadi bantuan tabung dan isinya itu sifatnya pinjam pakai,” tutur Meiwan.

Sedangkan terkait pengisian oksigen, Meiwan menjelaskan, setiap hari pengisian tanki belum bisa sepenuhnya terisi. Hal itu tergantung pada pasokan dari pabrik.

Untuk itu juga, Meiwan mengaku terus berkordinasi dengan Pemprov Jabar maupun perusahaan tabung oksigen agar kebutuhan oksigen dan tabungnya di Kota Bandung terpenuhi .(*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Oksigen di Puskesmas


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.