CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Hoaks Suhu Dingin di Awal 2022 karena Aphelion

Yatni Setianingsih
4 Januari 2022
Hoaks Suhu Dingin di Awal 2022 karena Aphelion

ilustrasi musim dingin (foto : https://pixabay.com/id/photos/pohon-cabang-musim-dingin-2465450/)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Belakangan ini beredar kabar, jika suhu dingin yang dirasakan warga disebabkan fenomena Aphelion. Bahkan, informasi ini menyebar melalui grup WhatsApp dan media sosial.

Aphelion sendiri merupakan jarak bumi dengan matahari dalam titik terjauh, saat periode revolusi. Saat ada di titik Aphelion, suhu di bumi akan cenderung lebih dingin dibanding periode lainnya.

Kabar suhu dingin disebabkan Aphelion ini pun ditegaskan hoaks. Sebab, Aphelion biasanya terjadi setahun sekali pada medio Juli.

Baca juga:   Menteri PKP Tinjau Pelayanan Publik Bandung, Resmikan Smile Connected

Plt Deputi Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Urip Haryoko mengatakan, fenomena suhu dingin di beberapa wilayah Indonesia tidak terkait dengan Aphelion.

Alasannya, Aphelion tidak berpengaruh signifikan terhadap suhu di bumi. Hal itu termasuk pada periode bumi letaknya lebih dekat dengan matahari (Perihelion).

Adapun periode fenomena astronomis Aphelion puncaknya terjadi pada bulan Juli, sedangkan Perihelion adalah Januari.

Baca juga:   BMKG Ungkap Penyebab Gempa magnitudo 6,5 Garut

“Saat Aphelion, posisi matahari memang berada pada titik jarak terjauh dari bumi. Kendati begitu, kondisi itu tidak berpengaruh banyak pada fenomena atmosfer permukaan,” kata Urip.

Dia menyimpulkan cuaca dingin dalam beberapa hari terakhir bukan karena Aphelion, tetapi karena faktor-faktor lain di luar sebab bumi berada di jarak terjauh dari matahari.

Baca juga:   BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota

“Sementara itu, pada waktu yang sama, secara umum wilayah Indonesia berada pada periode musim penghujan dengan masa puncak terjadi pada Februari 2022. Hal ini menyebabkan seolah Aphelion memiliki dampak yang ekstrem terhadap penurunan suhu di Indonesia,” jelas Urip.

“Padahal pada faktanya, penurunan suhu di masa pergantian tahun banyak disebabkan faktor di luar itu,” pungkasnya. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: AphelionBMKG


Related Posts

hujan ringan bmkg
HEADLINE

BMKG Sebut Mayoritas Kota Besar Indonesia Berpotensi Hujan Ringan

6 Mei 2026
BMKG hujan lebat
HEADLINE

BMKG Prakirakan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Landa Indonesia

5 Mei 2026
hujan lebat bmkg
HEADLINE

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Sejumlah Kota Besar

2 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.