BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Setelah puluham menterinya atau sekitar 38 menteri di kabinetnya mundur, akhirnya hari ini Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson pun menyatakan pengunduran diri dari jabatannya, Jumat (7/7/2022).
Pengunduran diri PM Inggris ini pun menjadi trending topic dunia, seperti dikutip Pasjabar dari berbagai sumber jika PM Inggris itu pun akan memberikan pernyataan resminya hari ini.
Sebelumnya Boris sempat menolak untuk mundur, meski sudah didesak semua pihak karena skandal dan juga korupsi di partainya.
Dari yang dikutip, Anggota parlemen Tory telah meninggalkan Boris yang dilanda skandal dengan lebih dari 50 Konservatif mundur dari Pemerintah sejak Selasa malam.
Seorang juru bicara mengatakan: “Perdana Menteri akan membuat pernyataan kepada negara hari ini.”
Sebelumnya bahkan Boris melakukan penolakan atas skandal dan korupsi yang diduga dilakukan pihaknya bahkan ia menyerang dengan memecat Sekretaris Leveling Up Michael Gove kemarin.
Namun hal itu membuat Menteri lainnya marah dan akhirnya serangkaian menteri berhenti pagi ini, termasuk Menteri Irlandia Utara Brandon Lewis dan Menteri Pendidikan Michelle Donelan, yang baru diangkat 36 jam yang lalu.
Memang sebelumnya Johnson telah bersumpah untuk berjuang dan mencoba untuk menghilangkan mosi tidak percaya lainnya – tetapi dia tampaknya akhirnya mengerti bahwa permainan sudah selesai pagi ini.
“Perdana Menteri telah berbicara dengan Graham Brady dan setuju untuk mundur pada waktunya bagi seorang pemimpin baru yang akan ditempatkan pada konferensi pada bulan Oktober,” ujar juru bicara pemerintahan.
Mantan Menteri Sains George Freeman, yang mengundurkan diri pagi ini, menyarankan agar Johnson segera berhenti dan digantikan oleh PM sementara.
“Boris Johnson perlu menyerahkan stempel kantor, meminta maaf kepada Yang Mulia & menyarankan dia untuk memanggil Perdana Menteri Caretaker untuk mengambil alih hari ini sehingga Menteri dapat kembali bekerja & kita dapat memilih Pemimpin Konservatif baru untuk coba & perbaiki kerusakan & bangun kembali kepercayaan.” Ujar Sains. (*/tie)




