CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASNUSANTARA

Lebih dari 1 Santri Diduga jadi Korban Penganiayaan di Ponpes Gontor

Nurrani Rusmana
7 September 2022
Lebih dari 1 Santri Diduga jadi Korban Penganiayaan di Ponpes Gontor.

Kapolres Ponorogo Ajun Komisaris Besar Polisi Catur Cahyono. (Foto: antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter

PONOROGO, WWW.PASJABAR.COM – Jumlah korban dugaan penganiayaan di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darussalam Gontor, Ponorogo lebih dari satu orang.

“Total ada 3 santri termasuk korban AM, namun yang dua santri luka-luka,” kata Kapolres Ponorogo Ajun Komisaris Besar Polisi Catur Cahyono kepada wartawan di Ponorogo, Selasa (7/9/2022) kemarin.

Menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan fisik dan penganiayaan di Ponpes Gontor, Kapolres menegaskan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan telah memeriksa 7 orang saksi.

Baca juga:   Pasca Dinyatakan Positif COVID-19 Ini Permintaan Wali Kota Bogor

Dilansir dari ANTARA, santri yang sudah diperiksa terdiri atas dua santri, dua dokter, serta tiga ustadz (guru ngaji) Ponpes Gontor 1.

Kasus dugaan kekerasan atau penganiayaan yang mengakibatkan seorang santri berinisial AM (17) meninggal dunia itu ditindaklanjuti Polres Ponorogo. Setelah pihaknya menerima pengaduan dari pihak Ponpes Modern Darussalam Gontor yang diwakili salah satu ustadznya.

Baca juga:   Produk Kuliner Kota Pontianak Harus Perkuat Kreatifitas dan Kolaborasi

Pemeriksaan awal menemukan bukti petunjuk bahwa pemicu terjadinya tindakan kekerasan fisik yang dialami korban AM dan dua orang santri lainnya karena kesalahpahaman dengan santri senior.

“Jadi, pemicunya kesalahpahaman, tapi kami masih akan mendalami lagi karena butuh waktu. Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut motifnya,” ungkapnya.

Diketahui, kasus penganiayaan santri asal Palembang, Sumatera Selatan, yang terjadi di Ponpes Gontor itu terungkap pertama kali dari unggahan pengacara Hotman Paris di kanal medsos Instagramnya, “HOTMAN 911”.

Baca juga:   Nekat Judi Online, Ratusan Ribu Bansos Dicabut!

Kepada Hotman, ibunda santri AM menangis dan meratapi kematian anaknya yang disebutnya tidak wajar.

Dalam video singkat tersebut, Hotman Paris langsung meminta Kapolda Jatim untuk melakukan penyelidikan atas pelaporan seorang ibu yang datang bersama keluarga mengadu soal kematian tidak wajar anaknya. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: penganiayaan di Ponpes GontorPonpes Gontor


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.