BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pernahkah menunda waktu tidur? baik untuk mengerjakan sesuatu atau menonton film favorit? Jangan dibiarkan, bisa jadi kamu sedang mengalami revenge bedtime procrastination.
Dilansir dari ALODOKTER, Revenge bedtime procrastination adalah fenomena ketika seseorang memilih untuk menunda waktu tidur demi mendapatkan waktu bersantai dan refreshing setelah menjalani hari yang melelahkan.
Fenomena revenge bedtime procrastination umumnya dialami oleh pekerja dengan tingkat stres yang tinggi dan jam kerja yang panjang.
Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa kebiasaan ini juga dialami oleh para remaja dengan kesibukannya yang semakin padat.
Fenomena ini seringkali bermula dari kebiasaan membuka media sosial sebelum tidur. Berawal dari 10–15 menit, lama kelamaan menjadi berjam-jam bahkan bisa membuatmu tidak tidur semalaman karena keasyikan.
Dari sisi psikologi, kebiasaan tersebut dianggap sebagai kegagalan seseorang dalam mengatur dirinya. Pasalnya mereka lebih memilih begadang untuk alasan yang kurang bijak daripada melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat, yaitu tidur.
Terlebih lagi, orang yang melakukan revenge bedtime procrastination umumnya telah menyadari dampak negatif dari perilakunya. Meski begitu, kebiasaan buruk ini tetap dipertahankan sebagai bentuk “balas dendam” atas kebebasan yang tidak bisa didapatkan di siang hari.
Kurang tidur akibat kebiasaan tersebut dapat menyebabkan kelelahan, mengantuk sepanjang hari, sulit fokus, tidak bisa berpikir cepat, sulit mengambil keputusan, dan mudah merasa jengkel. Hal-hal tersebut pastinya akan mengganggu pekerjaan atau aktivitasmu di keesokan hari.
Belum lagi jika fenomena ini telah menjadi kebiasaan. Kurang tidur yang berlangsung secara terus-menerus bisa meningkatkan risiko terjadinya sejumlah penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, obesitas, gangguan hormonal, dan depresi.
Cara Mengatasi
Jika revenge bedtime procrastination dirasa semakin mengganggu dan kamu ingin mengatasinya, cara-cara di bawah ini bisa kamu coba:
- Konsisten tidur dan bangun pada jam yang sama setiap harinya, termasuk di hari libur.
- Hentikan penggunaan ponsel atau gadget setidaknya 30 menit–1 jam sebelum tidur.
- Lakukan relaksasi dengan membaca buku, meditasi, atau streching sebelum tidur.
- Hindari konsumsi makanan atau minuman berkafein di sore hari.
- Ciptakan suasana tidur senyaman mungkin, misalnya dengan mengatur suhu kamar, meredupkan pencahayaan, atau menyalakan diffuser yang sudah ditetesi esensial oil yang akan membantumu tertidur lelap. (ran)




