CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

Semar Proto, Mobil Listrik Terhemat Se-Asia Ciptaan Mahasiswa UGM

Nissa Ratna
18 November 2022
Semar Proto, Mobil Listrik Terhemat Se-Asia Ciptaan Mahasiswa UGM

Semar Proto, Mobil Listrik Terhemat Se-Asia Ciptaan Mahasiswa UGM (Foto: ugm.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Yogyakarta, WWW.PASJABAR.COM – Nama mobil Semar UGM pasti sudah tidak asing lagi di kalangan mahasiswa pengembang kendaraan hemat energi.

Mobil besutan tim Semar UGM ini kerap membawa pulang penghargaan dari kompetisi-kompetisi bergengsi mobil hemat energi di tingkat nasional bahkan internasional.

Ada beragam mobil yang dikembangkan oleh tim Semar UGM antara lain mobil berbahan dengan sumber energi listrik, gasoline, dan diesel.

Salah satunya adalah mobil Semar Proto yang baru-baru ini berhasil memecahkan rekor sebagai kendaraan listrik dengan konsumsi energi paling irit dalam kompetisi tahunan Shell Eco-Marathon 2022.

Ketua Umum tim Semar UGM, Abdul Adzim Iftikar Mardiansjah, mengatakan pada kompetisi yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, NTB pada 11-15 Oktober 2022 tim Semar Proto sukses meraih juara 1 di kategori Prototype Kelas Battery-Electric dengan rekor jarak tempuh 587 km/kWh.

Baca juga:   Unpas Wisuda 1.134 Lulusan di Gelombang II Tahun Akademik 2024/2025

Capaian itu memecahkan rekor sebelumnya oleh tim HuaQi EV dari China dengan jarak tempuh 501 km/kWh.

Mobil Semar Proto merupakan kendaraan hemat energi yang dikembangkan dengan mesin konvensional.

Memiliki koefisien drag 0.11 dan memanfaatkan bahan carbon fiber untuk body mobil.

Pemilihan bahan tersebut sebagai upaya untuk menyiasati bobot kendaraan sehingga berat totalnya 27 Kg.

“Ini menjadi berat teringan dari mobil yang pernah kita kembangkan,” ungkap Adzim di hadapan wartawan dalam konferensi pers di Humas UGM, Jumat (18/11).

Sementara untuk penggeraknya, mobil Semar Proto ini menggunakan motor listrik DC berdaya 250 Watt dan tegangan 48 Volt.

Perjuangan di Sirkuit Mandalika

Berlaga di Sirkuit Mandalika menjadi tantangan tersendiri bagi tim Semar UGM.

Adzim mengatakan dalam kompetisi di Mandalika ini tim tidak hanya diuji untuk membuktikan kehebatan kendaraan saja, namun cuaca yang tak menentu, suhu yang lebih panas kondisi yang berbeda, serta trek sirkut yang lebih panjang menjadi tantangan yang harus mereka hadapi dan taklukan.

Baca juga:   Mahasiswa UGM Kembangkan Ubin Penghasil Listrik

Suhu panas di Sirkuit Mandalika cukup berpengaruh terhadap performa kendaraan saat tes uji coba. Pasalnya, ada komponen kendaran yang tidak tahan menahan panas berlebih.

“Ada part yang meleleh dalam pengiriman. Akibat part yang meleleh kami belum bisa berhasil pada hari pertama inspeksi dan harus memutar otak untuk bisa memperbaiki part tersebut,” tuturnya.

Tim pun bekerja cepat untuk memperbaiki keadaan.

Dalam sirkuit mereka membuat ulang komponen yang rusak dan memodifikasi di beberapa komponen dan sebagian lainnya dikerjakan di penginapan hingga malam hari.

Alhasil kerja keras tim terbayar.

Baca juga:   Promosi Doktor Sugiono Ungkap Kebijakan Pengelolaan Bank Sampah Berbasis Masyarakat

Mobil Semar Proto bisa lolos inspeksi di hari kedua dan siap berlaga di sirkuit.

Namun, ternyata kendala tak berhenti sampai disitu.

Saat kompetisi, mobil mengalami lepas rantai dalam dua kali pengambilan hasil.

Tim kembali bekerja keras untuk mengatasi persoalan itu dan akhirnya pada pengambilan hasil ketiga dan keempat bisa berjalan mulus serta membuahkan hasil yang memuaskan dan mengharumkan nama UGM serta Indonesia di mata dunia.

“Kebanggaan lain dalam kompetisi tersebut mobil Semar UGM banyak dilirik tim dari luar negeri seperti India dan Korea. Mereka banyak ingin tahu soal desain  kendaraan kami,” terangnya.

Shell Eco-Marathon 2022 diikuti oleh 49 tim yang terdiri dari 33 wakil Indonesia. Sementara 16 tim lainnya merupakan representasi dari India, Kazakhstan, Republik Korea, Malaysia, Nepal, Filipina, Singapura, dan Vietnam. (*/Nis)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nissa Ratna
Tags: Ciptaan Mahasiswa UGMUGM


Related Posts

Universitas Gadjah Mada (UGM)
HEADLINE

Universitas Gadjah Mada Raih Skor SINTA Tertinggi se-Indonesia

9 Januari 2024
Kominfo Siap Luncurkan Panduan Etik Penggunaan AI
PASNUSANTARA

Kominfo Siap Luncurkan Panduan Etik Penggunaan AI 

12 Desember 2023
Kasus Bunuh Diri Meningkat Hingga 826 Kasus Ungkap Kemenkes
PASKESEHATAN

Kasus Bunuh Diri Meningkat Hingga 826 Kasus Ungkap Kemenkes

16 Oktober 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.