CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Uu Ruzhanul Ulum Sebut Kasus Stunting di Jabar Menurun Secara Konsisten

Uby
15 Desember 2022
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengharapkan komitmen Kabupaten/Kota dalam upaya penurunan stunting di wilayah Jabar.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengharapkan komitmen Kabupaten/Kota dalam upaya penurunan stunting di wilayah Jabar. (Foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengharapkan komitmen Kabupaten/Kota dalam upaya penurunan stunting di wilayah Jabar.

Uu Ruzhanul Ulum melibatkan pemerintah kota, pemerintah kabupaten dan banyak elemen termasuk organisasi masyarakat untuk ikut ambil bagian. Mengingat persoalan stunting merupakan persoalan bersama.

Dia menyebut para Bupati dan Wali Kota sudah ditempatkan sebagai ketua di tim percepatan penurunan stunting di wilayah setempat.

Baca juga:   Tekan Angka TB, Bio Farma Jalin Kerja Sama dengan Serum Institute of India

Uu menilai perlu dilakukan perbaikan pelaksanaan pendampingan masyarakat. Tak hanya melalui posyandu, PKK tapi juga melibatkan bidan, perawat bahkan kiai, ustadz dan ustadzah.

“Terutama akan urgensi stunting yang bisa berpengaruh terhadap masa depan generasi. Bahwa 4 kabupaten kota di Jawa Barat masih berstatus merah dengan prevalensi sangat tinggi diatas 30 persen dengan jumlah balita stunting mencapai 968.148 jiwa,” katanya.

Baca juga:   Peluang Disabilitas Dapat Pekerjaan, Pemprov Jabar Gelar Festival Garuda Jaya

“Keempat wilayah tersebut adalah kabupaten Garut, Cianjur, Bandung dan Kota Cirebon. Merujuk ketentuan WHO, batas maksimal stunting adalah 20 persen atau satu per lima dari jumlah total anak balita,” imbuhnya.

Uu menambahkan untuk prevalensi balita stunting di Jabar mencapai 24,5 persen pada 2021. “Dari upaya yang sudah dilakukan sejak 8 tahun lalu, stunting menurun secara konsisten,” pungkasnya. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Stuntingstunting di JabarUu ruzhanul Ulum


Related Posts

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung
HEADLINE

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

5 Mei 2026
Pencegahan Stunting
HEADLINE

REHAT: Menguatkan Keluarga, Cegah Stunting untuk Generasi Emas 2045

4 Maret 2026
Pastikan MBG Tepat Sasaran, Lanud Husein Sastranegara Dukung Penuh Pemenuhan Gizi Nasional. (Ist)
HEADLINE

Pastikan MBG Tepat Sasaran, Lanud Husein Sastranegara Dukung Penuh Pemenuhan Gizi Nasional

14 Agustus 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.