CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 14 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASGALERI

Mengenang Sosok Inggit di Rumah Bersejarah Inggit Garnasih

Tiwi Kasavela
22 Agustus 2023
Mengenang Sosok Inggit di Rumah Bersejarah Inggit Garnasih

Rumah Bersejarah Inggit Garnasih (tiwi/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM- Rumah Bersejarah Inggit Garnasih yang terletak di Jalan Ibu Inggit Garnasih No 8 Kota Bandung adalah tempat dimana cinta Bung Karno dan Inggit tumbuh.

Rumah ini juga menjadi saksi perjuangan Bung Karno untuk mencapai kemerdekaan sebelum ia dan Inggit dibuang ke Ende, Flores dan Bengkulu.

Rumah Bersejarah Inggit Garnasih (tiwi/pasjabar)

Rumah ini ditempati oleh Inggit dan Soekarno di tahun 1926 sampai pertengahan tahun 1934.

Di sini Soekarno sering melakukan pertemuan dengan kawan-kawannya hingga membentuk Partai Nasional Indonesia (PNI) pada 4 Juli 1927 dan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Baca juga:   “Tubuh Arena”: 77 Karya Mahasiswa Ramaikan Pameran Sketsa

Asal Usul Nama Inggit

Potret Inggit Garnasih (tiwi/pasjabar)

Sebenarnya Inggit terlahir dengan nama Garnasih saja. Garnasih adalah singkatan dari kesatuan kata Hegar Asih, Hegar artinya segar menghidupkan dan Asih berarti kasih sayang.

Adapun nama Inggit bermula karena kecantikannya, banyak pemuda yang menaruh hati kepadanya.

Kata mereka, jika mendapat senyuman dari Garnasih seakan seperti mendapat uang satu ringgit.

Baca juga:   Takjub, Eksotisme Situs Gunung Padang yang Penuh Legenda

Maka, lama kelamaan, panggilan “Si Ringgit” pun menyemat pada diri Garnasih.

Agar terdengar lebih manis maka namanya berubah menjadi Inggit Garnasih.

Perjalanan Hidup Inggit Garnasih

Potret Inggit Garnasih (tiwi/pasjabar)

Lahir di Desa Kamasan Kabupaten Bandung pada 17 Februari 1888, Inggit Garnasih merupakan putri bungsu dari pasangan Ardjipan dan Amsi.

Sejak remaja kecantikan Inggit amat mempesona sehingga banyak pria yang menaruh hati kepadanya.

Baca juga:   FOTO pertandingan Persib Bandung melawan PSIS Semarang pada lanjutan Liga 1 Indoneisa

Inggit pernah menikah dengan Nata Atmaja, seorang patih di Kantor Residen Priangan. Namun tidak bertahan lama dan bercerai.

Ia menikah lagi dengan seorang pengusaha yang aktif di Sarekat Islam, Haji Sanusi, namun berpisah kemudian.

Sukarno adalah suami ketiga
Inggit, dan Inggit selalu setia mendampingi Soekarno dimasa sulitnya.

Inggit meninggal di Bandung pada 13 April 1984 dalam usia 96 tahun. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: Rumah Bersejarah Inggit Garnasih


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.