CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASKESEHATAN

Anak Muntah Jangan Sampai Dehidrasi, Begini Cara Meminimalisirnya

Nurrani Rusmana
16 Oktober 2023
Anak Muntah Jangan Sampai Dehidrasi, Begini Cara Meminimalisirnya

Ilustrasi. (Foto: Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Muntah pada anak dapat menjadi berbahaya ketika kondisi ini membuat anak mengalami dehidrasi. Hal itu bisa terjadi ketika anak mengalami muntah secara terus-menerus atau muntah yang disertai dengan diare, tetapi tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup.

Dilansir dari ALODOKTER pada Senin (16/10/2023), bahaya muntah pada anak yang disebabkan oleh dehidrasi terbilang tidak boleh disepelekan. Dehidrasi akibat muntah berlebihan tidak hanya membuat anak terlihat lesu dan lunglai, tetapi juga berisiko membuat ia mengalami kejang. Jika terus menerus dibiarkan, anak bisa mengalami gagal ginjal, bahkan kehilangan nyawanya.

Baca juga:   Gejala Depresi Berat yang Tak Boleh Diabaikan

Oleh karena itu, guna meminimalkan bahaya muntah pada anak akibat dari dehidrasi, Anda harus mengenali tanda bahaya muntah akibat dehidrasi, yaitu mulut kering, air mata tidak keluar ketika menangis, mata terlihat cekung, rewel, hingga jarang buang air kecil atau buang air kecil sedikit.

Tidak hanya itu, muntah yang disertai dengan adanya bercak darah atau berwarna hijau kekuningan, disertai demam, atau si kecil tampak sangat kesakitan, juga merupakan tanda bahaya yang perlu diwaspadai.

Baca juga:   Yayasan Indonesia Melihat Prioritaskan Disabilitas dan Dhuafa Dapatkan Bantuan Kesehatan Mata

Untuk meminimalkan bahaya muntah yang dipicu oleh dehidrasi, berikan Si Kecil cairan yang cukup. Untuk bayi, Anda dianjurkan untuk memberikannya susu sesering mungkin.

Jika anak sudah berusia di atas 1 tahun, Anda dapat memberikannya air putih sesering mungkin. Anda juga bisa memberikan pilihan makanan untuk membantu mencukupi cairan tubuh Si Kecil, misalnya sup bening.

Baca juga:   Kesegaran Buah yang Sehat dan Bikin Tubuh Terhindrasi

Bila perlu, Anda juga dapat memberikannya cairan oralit. Cairan rehidrasi ini mengandung elektrolit dan air yang berguna untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang ketika muntah. Berikan cairan ini secara sedikit demi sedikit setiap 15 menit sekali.

Setelah ia bisa minum tanpa muntah, lanjutkan pemberian makanan dengan tekstur lembut yang mudah dicerna, seperti bubur, roti, atau kentang rebus. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: anak muntahbahaya muntahdehidrasi


Related Posts

hidrasi
HEADLINE

Menjaga Hidrasi Perlu Air dan Elektrolit yang Seimbang

28 Februari 2026
tetes mata saat puasa
HEADLINE

REHAT : Fakta Mengejutkan! Tetes Mata Ternyata Tidak Membatalkan Puasa

26 Februari 2026
Cuaca Panas Picu Dehidrasi, Berikut Ini Tips Agar Badan Tidak Kekurangan Cairan
PASKESEHATAN

Cuaca Panas Picu Dehidrasi, Berikut Ini Tips Agar Tubuh Tidak Kekurangan Cairan

31 Agustus 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.