CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASHIBURAN

Lembah Pasir Sumbul Wisata Sejuk di Cianjur

Tiwi Kasavela
3 November 2023
Lembah Pasir Sumbul Wisata Sejuk di Cianjur

Lembah Pasir Sumbul (tiwi/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

CIANJUR, WWW.PASJABAR.COM– Lembah Pasir Sumbul menjadi wisata sejuk di Cianjur,  terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, tepatnya di Kampung Parabon Pojok, Ciloto, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Lembah Pasir Sumbul sendiri menawarkan pengunjungnya keindahan hutan pinus yang rapat dan suasana yang menyegarkan mata.

Pengunjung bisa bersantai dengan menggelar tikar di tengah hutan pinus ini dan menikmati pemandangan Gunung Gede Pangrango, terutama pada sore maupun pagi hari.

Baca juga:   Drama Korea The Judge Returns Resmi Tayang di HBO Max

Selain itu, pengunjung juga bisa camping dengan nyaman  karena fasilitasnya yang cukup memadai, termasuk area parkir yang luas, toilet, mushola, wifi, sumber air, dan warung makanan serta minuman.

Lembah Pasir Sumbul (tiwi/pasjabar)

Tiket masuk ke Lembah Pasir Sumbul cukup terjangkau, dengan biaya Rp 15.000 pada hari biasa dan Rp 18.000 pada akhir pekan.

Bagi yang ingin berkemah, biaya tambahan sekitar Rp 35.000 per orang.

Baca juga:   Arbani Yasiz Perankan Karakter Dilan di Film Ancika 1995

Kawasan ini buka dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB, sementara area perkemahan buka 24 jam.

Sejarah Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Lembah Pasir Sumbul (tiwi/pasjabar)

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango memiliki sejarah panjang sebagai tempat penelitian dan pelestarian alam.

Awalnya, di kawasan ini didirikan Kebun Raya Cibodas pada tahun 1830 oleh Teijsman dengan tujuan mengaklimatisasi tanaman yang potensial untuk perkebunan.

Pada tahun 1889, Pemerintah Hindia Belanda menetapkan sebidang hutan pegunungan di atas kebun raya ini sebagai cagar alam, menjadi kawasan konservasi ragam hayati pertama di Indonesia.

Baca juga:   PUBG Mobile x Peaky Blinders Hadirkan Konten Eksklusif

Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya lingkungan hidup, pada tahun 1979, kawasan hutan Gunung Gede-Pangrango dijadikan Suaka Alam/Cagar Alam.

Kemudian, pada tahun 1980, kawasan ini ditingkatkan statusnya menjadi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, salah satu dari lima taman nasional pertama di Indonesia. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: Lembah Pasir Sumbul


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.