CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASKREATIF

Tel-U Berhasil Kembangkan Alat Pertanian dan Peternakan Melalui CSL dan CS 2024

Fal Ulul Ilmi
7 Oktober 2024
Tel-U

Tel-U berhasil menciptakan produk inovasi yang dibuat para mahasiswa melalui kegiatan Community Service Learning (CSL) dan Creativity Station (CS) 2024. (foto: fal/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Telkom University (Tel-U) berhasil menciptakan produk inovasi yang dibuat para mahasiswa melalui kegiatan Community Service Learning (CSL) dan Creativity Station (CS) 2024.

Produk inovasi tersebut dapat menjadi produk tepat guna yang dapat dimanfaatkan oleh petani dan peternak di Desa/Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung dan di Banyuwangi, Jawa Timur.

“Sebelum kami memproduksi alat tersebut terlebih dahulu dilakukan survei apa saja yang menjadi kebutuhan prioritas di sana (Arjasari).

Harapannya produk inovasi mahasiswa Tel-U dapat membantu warga Arjasari lebih produktif dalam pertanian dan peternakan,” ujar Ketua Pelaksana Kegiatan CSL, Brahmantya Aji Pramudita, S.Si., M.Eng, belum lama ini.

Selain itu, kegiatan CS memiliki kegiatan yang mirip dengan kegiatan CSL yang mana mahasiswa sebagai peserta mengidentifikasi beberapa permasalahan di masyarakat dan selanjutnya dipilih untuk dibuatkan solusinya sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.

Baca juga:   Inovasi Alat Penyadap Karet Elektrik Karya Mahasiswa ITB

Kegiatan CSL menghasilkan inovasi sebanyak 8 produk, yakni: (1) Watering and Monitoring System for Potato Farm untuk melakukan penyiraman otomatis pada lahan pertanian kentang; (2) Smart Recovery Box untuk meningkatkan kesehatan dan pemulihan unggas, terutama ayam; (3) Automatic Water Cycling for NPK Fertilizer Production untuk pengelolaan aliran air selama pupuk NPK diproduksi dalam tenggat waktu yang telah diatur; (4) Automated Watering System sebagai sistem penyiraman tanaman secara otomatis menggunakan control panel; (5) Tomato Fungus Resistance Sensors untuk memantau suhu, pH dan kelembaban tanah; (6) Water Ease untuk mendeteksi pH air dan kondisi air; (7)  Ecogrow untuk memonitoring kualitas air; dan (8) Pest Monitoring and Control System untuk mengatasi masalah hama tikus.

Kemudian, kegiatan CS menghasilkan 6 produk, yaitu: (1) Biogas Safe Alert; (2) Automatic Exhaust Fan with IoT; (3) IoT-Based Remote Switch Pump for Biogas Systems; (4) Anti Insect Sonic Speaker; (5) Smart Sorting Coffee Beans; (6) Web Based LED for Bread Order Display.

Baca juga:   Tel-U dan Desa Gayau Sakti Bangun Branding Desa Wisata Religi

Menjadi Kegiatan Pembelajaran Selain di dalam Kampus

Menurut Aji, Community Service Learning dan Creativity Station bertujuan untuk melaksanakan program abdimas internasional berbasis capstone design.

Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk pembelajaran di luar kampus yang dilaksanakan dengan menggabungkan mahasiswa dari berbagai universitas.

Community Service Learning dan Creativity Station merupakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan nyata di masyarakat dengan menawarkan solusi inovatif.

Kegiatan CSL dan CS sendiri terdiri dari lima tahap utama, yakni pencarian permasalahan, perancangan produk, pembuatan produk, pemasangan produk, dan presentasi hasil produk.

Baca juga:   Pekarangan Pangan Lestari Polres Cimahi: Edukasi Ketahanan Pangan dan Cegah Stunting

Kegiatan ini tidak hanya memfokuskan pada pembuatan produk, tetapi juga melibatkan aspek-aspek seperti penelitian model bisnis dan pendidikan yang relevan untuk masyarakat sasaran.

Tahun ini CSL memiliki peserta dari mahasiswa Telkom University dengan berbagai fakultas.

Kemudian, kegiatan CS merupakan kegiatan yang diikuti dari beberapa kampus Indonesia dan internasional.

Seperti Poliwangi, PENS, Tel-U, Universitas Airlangga, Pusan National University, Tongmyong University, INJE University, dan Pukyong National University.

Aji menambahkan, manajer tim memainkan peran penting dalam mengawasi dan membimbing mahasiswa untuk menjalankan kegiatan dengan efektif.

Mahasiswa melakukan pencarian masalah dengan turun langsung ke lapangan dan berinteraksi dengan masyarakat untuk memahami permasalahan yang dihadapi.

Setelah mengumpulkan masalah, mahasiswa merumuskan dan memilih permasalahan yang akan diselesaikan berdasarkan kebutuhan masyarakat. (fal)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: InovasiTel-Utelkom university


Related Posts

Telkom University
HEADLINE

Telkom University Luncurkan ULD Baru sebagai Komitmen Membangun Kampus Inklusif

4 Desember 2025
rektor Tel-U
PASPENDIDIKAN

Prof. Suyanto Dilantik sebagai Rektor Tel-U 2025-2030

4 Maret 2025
fakultas psikologi
PASPENDIDIKAN

Staf Presiden Bidang SDM/Psikologi Usulkan Fakultas Psikologi di Tel-U

22 Februari 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.