CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Daddy Rohanady Kritisi Perbaikan Rutilahu Jabar

pri
7 November 2024
Daddy Rohanady Kritisi Perbaikan Rutilahu Jabar

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady. (foto: ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady, mengkritik lambatnya penyelesaian program perbaikan rumah tidak layak huni atau Rutilahu di Jawa Barat.

saat ini penyelesaian Rutilahu baru mencapai 90 persen dari target 2.600 unit pada tahun 2024. Menurut Daddy, angka tersebut tergolong kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Anggarannya untuk satu unit sekitar Rp20 juta. Harusnya ini bisa diselesaikan hingga 100 persen. Jumlahnya pun sedikit jika dibandingkan dengan capaian pada tahun sebelumnya,” ujar Daddy Rohanady saat ditemui di Ruang Pimpinan Bapemperda DPRD Jawa Barat, Rabu, 6 November 2024.

Baca juga:   Dokter Gadungan Tipu Dua Wanita di Media Sosial Ditangkap Polisi

Daddy menambahkan bahwa terminologi program ini adalah perbaikan Rutilahu, bukan pembangunan rutilahu. Hal ini seharusnya menjadi prioritas Pemerintah Daerah mengingat kebutuhan perbaikan Rutilahu di Jawa Barat yang sangat besar.

Pada tahun-tahun sebelumnya, Jawa Barat bahkan pernah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki hingga 31 ribu unit Rutilahu dalam satu tahun. Dengan demikian, menurutnya, capaian yang rendah tahun ini menjadi catatan penting.

Baca juga:   Pemkab Purwakarta Tindak Cepat Laporan Rutilahu Lewat Ogan Lopian

“Jika dulu kita bisa menganggarkan hingga 31 ribu unit perbaikan dan selesai, masa sekarang 2.600 saja tidak selesai?” tegas Daddy.

Lebih lanjut, Daddy mengungkapkan kekhawatirannya terhadap anggaran tahun 2025 yang semakin mengecil.

Pada tahun depan, alokasi perbaikan rutilahu turun drastis menjadi hanya 1.250 unit untuk 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, yang mencakup 627 kecamatan dan ribuan desa.

Baca juga:   Anak Muda Sumedang Bisa Berkarya di Sumedang Creative Center

“Dengan alokasi tersebut, belum tentu setiap desa bisa mendapatkan program perbaikan rutilahu,” tegasnya.

Daddy berharap Pemerintah Provinsi dapat memperhatikan kebutuhan dasar warga dengan mengalokasikan dana yang lebih memadai dan memastikan penyelesaian target yang telah ditetapkan.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: Daddy RohanadyProvinsi Jawa Baratrutilahu


Related Posts

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono meresmikan rumah layak huni (Rutilahu) milik Siti Aisah di Pameungpeuk sebagai wujud kepedulian sosial Polri. (fal/pasjabar)
HEADLINE

Hadirkan Senyum Warga, Kapolresta Bandung Resmikan Rumah Layak Huni di Pameungpeuk

17 Maret 2026
Rutilahu purwakarta
PASJABAR

Pemkab Purwakarta Tindak Cepat Laporan Rutilahu Lewat Ogan Lopian

25 Juni 2025
Banjir Bandang, dan Lemahnya Aturan Tata Ruang
HEADLINE

Tanggung Jawab Lingkungan Hidup Bukan Hanya di Provinsi

17 Februari 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.