CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Peran Media dalam Manipulasi Global

Yatti Chahyati
18 November 2024
Peran Media

Ilustrasi. (Foto : https://komunikasi.untag-sby.ac.id/web/beritadetail/empat-fungsi-media-massa-yang-perlu-kita-pahami.html)

Share on FacebookShare on Twitter
Prof Didi Turmudzi
Ketua Umum Paguyuban Pasundan Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si. (foto: pasjabar)

Peran Media dalam Manipulasi Global

Oleh : Prof. Dr. H.M. Didi Turmudzi M.Si (Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan) 

Sebuah kota kecil di mana hanya ada satu stasiun radio yang didengar oleh semua orang.

Setiap hari, orang-orang di kota ini mendengarkan berita dari stasiun tersebut, mempercayai setiap kata yang disampaikan karena tidak ada sumber informasi lain.

Suatu hari, stasiun radio mulai menyebarkan cerita bahwa ada bahaya besar yang mengancam kota.

Warga menjadi cemas, mereka mengikuti semua saran dari penyiar, yang tanpa mereka sadari, bekerja untuk seorang pengusaha besar yang ingin membeli tanah mereka dengan harga murah.

Cerita ini mungkin terdengar seperti plot film, tapi dalam kehidupan nyata, media sering kali digunakan untuk tujuan-tujuan seperti ini.

Media massa, baik itu televisi, radio, surat kabar, maupun media sosial, memiliki kekuatan besar untuk mempengaruhi bagaimana kita berpikir dan bertindak.

Mereka bisa membuat kita takut, senang, marah, atau merasa bersalah semua tergantung pada apa yang mereka laporkan dan bagaimana mereka melaporkannya.

Baca juga:   Pencapaian Luar Biasa FK Unpas Meluluskan Profesi Dokter Hingga 97 Persen

Contoh nyata dari kekuatan media bisa dilihat pada Perak Irak tahun 2003.

Sebelum invasi, media di berbagai negara, terutama di Amerika Serikat, terus menerus menyiarkan berita bahwa Irak memiliki senjata pemusnah massal yang mengancam dunia.

Sebagaian besar masyarakat percaya pada berita ini dan mendukung perang, meskipun bukti yang sebenarnya sangat lemah atau bahkan tidak ada.

Setelah bertahun-tahun, baru diketahui bahwa informasi tersebut tidak akurat dan digunakan untuk membenarkan invasi yang menguntungkan elit tertentu yang memiliki kepentingan dalam industri minyak dan militer.

Baca juga:   TB Hasanuddin Serahkan Bantuan untuk Koperasi di Kab Cirebon

Media juga sering digunakan untuk mengalihkan perhatian publik dari masalah-masalah penting.

Misalnya, ketika terjadi skandal besar yang melibatkan seorang politisi atau perusahaan besar, media mungkin memilih untuk lebih fokus meliput berita selebriti atau acara olahraga besar.

Dengan cara ini, perhatian publik dialihkan, dan skandal tersebut perlahan-lahan dilupakan.

Selain itu, pemilik media besar biasanya adalah bagian dari kelompok elit yang memiliki kepetingan bisnis dan politik.

Mereka memiliki kekuatan untuk menentukan berita apa yang layak diliput dan bagaimana berita tersebut disajikan.

Jika sebuah berita bisa merusak citra atau kepetingan mereka, media yang mereka miliki mungkin tidak akan memberitakannya,

atau justru akan memutarbalikkan fakta untuk menguntungkan mereka.

Di era digital, media sosial juga memainkan peran penting dalam manipulasi global.

Berita palsu, hoaks, dan propaganda bisa menyebar dengan cepat, mempengaruhi jutaan orang dalam hitungan menit.

Baca juga:   Keluarga PB Paguyuban Pasundan Gelar “Paguyuban Pasundan Berbagi”

Ini digunakan oleh banyak pihak, termasuk pemerintah dan perusahaan besar, untuk mengarahkan opini publik ke arah yang mereka inginkan.

Cerita-cerita ini menunjukan bahwa media bukan hanya sekedar penyampai informasi, tetapi juga alat yang efektif dalam membentuk pikiran dan sikap masyarakat.

Ketika media dikendalikan oleh elit, mereka dapat menggunakan kekuatan ini untuk mempertahankan kekuasaan mereka dan mengontrol narasi yang beredar di masyarakat.

Oleh karena itu, sebagai masyarakat, kita harus selalu kritis terhadap informasi yang kita terima dan selalu mencari sumber yang lebih independen untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap dan obyektif. (*)

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: paguyuban pasundanprof didi turmudziruang opini


Related Posts

Pelantikan Paguyuban Pasundan Papua
HEADLINE

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Wilayah Paguyuban Pasundan se Tanah Papua

25 April 2026
Penghargaan Paguyuban Pasundan
HEADLINE

Paguyuban Pasundan Raih Penghargaan dari HU Pikiran Rakyat di HUT ke-60

25 April 2026
pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.