CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

Unpar dan Puanhayati Jabar Jalin Kerja Sama untuk Pemberdayaan Perempuan Penghayat

Tiwi Kasavela
22 Februari 2025
Unpar dan Puanhayati Jabar Jalin Kerja Sama untuk Pemberdayaan Perempuan Penghayat

Unpar dan Puanhayati Jabar Jalin Kerja Sama untuk Pemberdayaan Perempuan Penghayat. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Puanhayati Jawa Barat dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung FISIP Unpar pada Jumat, (21/2/2025).

Penandatanganan ini menjadi langkah awal kerja sama dalam program pemberdayaan perempuan penghayat kepercayaan di Jawa Barat.

MoU ini ditandatangani oleh Dekan FISIP Unpar, Dr. Orpha Jane, S.Sos., MM., sebagai pihak pertama, dan Wakil Ketua Puanhayati Jabar, Wanti Astuti, sebagai pihak kedua.

Acara tersebut juga dirangkaikan dengan workshop design thinking yang bertujuan menggali akar permasalahan yang dihadapi perempuan penghayat dalam sektor pertanian serta mencari solusi yang dibutuhkan.

Baca juga:   Haru Selimuti Peresmikan Monumen Pahlawan COVID-19 Jawa Barat oleh Wapres

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Center of Public Policy and Management Studies (CPMS) Unpar yang diketuai oleh Tutik Rachmawati, Ph.D. Para peserta yang hadir berasal dari komunitas perempuan penghayat di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.

Menurut Ketua Puanhayati Jabar sekaligus bagian dari tim riset Unpar, Rela Susanti, acara ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat dari Unpar sebagai institusi pendidikan.

“Kami ingin memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam program pemberdayaan perempuan penghayat kepercayaan,” ujarnya.

Baca juga:   Emil Dicecar Bareskrim 7 Jam

Menjawab Tantangan Perubahan Iklim

Isu utama yang diangkat dalam workshop adalah permasalahan yang dihadapi para petani perempuan penghayat akibat perubahan iklim. Para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini karena dirancang berbasis kebutuhan mereka.

“Perubahan iklim berdampak besar pada sektor pertanian, dan kami ingin membantu mencari solusi yang nyata bagi mereka,” tambah Rela.

Diharapkan kerja sama antara Unpar dan Puanhayati Jabar ini dapat memberikan dampak positif bagi komunitas perempuan penghayat kepercayaan. Ke depan, program pengabdian masyarakat Unpar akan dilanjutkan dengan berbagai pelatihan yang dirancang sebagai solusi atas permasalahan pertanian akibat perubahan iklim.

Baca juga:   Perempuan, Tubuh, dan Ruang Aman: Kamisan Aksara Bahas Femisida Dalam Antologi Cerpen

“Kami telah merancang lima kali pertemuan lanjutan yang akan diisi dengan pelatihan dan diskusi untuk memastikan program ini benar-benar memberikan manfaat yang berkelanjutan,” jelas Rela.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak komunitas perempuan yang mendapatkan dukungan dan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan mereka dalam menghadapi tantangan lingkungan dan sosial. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: PemberdayaanPenghayatPerempuanpuanhayati jabarunpar


Related Posts

Femisida: Kegagalan Kita Membaca Kekerasan terhadap Perempuan
RUANG OPINI

Femisida: Kegagalan Kita Membaca Kekerasan terhadap Perempuan

5 Februari 2026
ziarah Dewi Sartika
HEADLINE

Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Ziarah ke Makam Raden Dewi Sartika

4 Desember 2025
KamSara #19 Bedah Antologi “Perempuan yang Menulis”: Menyelami Inner Child sebagai Ruang Rekonsiliasi Lewat Sastra
PASKREATIF

KamSara #19 Bedah Antologi “Perempuan yang Menulis”: Menyelami Inner Child sebagai Ruang Rekonsiliasi Lewat Sastra

17 November 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.