WWW.PASJABAR.COM — Asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, membagikan pengalaman uniknya selama berkunjung ke Indonesia pada Februari lalu. Kedatangannya ke tanah air bertujuan untuk memantau langsung sejumlah pertandingan Liga 1 guna mencari bakat-bakat potensial bagi Timnas Indonesia.
Beberapa pertandingan yang sempat dipantaunya antara lain Persija vs PSBS, Dewa United vs Persija, dan Malut United vs Borneo FC. Pelatih berusia 58 tahun ini mengungkapkan bahwa pencarian bakat di Liga 1 menjadi salah satu strategi penting untuk memperkuat Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia.
“Kami terus mengikuti kompetisi untuk menemukan mutiara tersembunyi di sepak bola Indonesia,” ujar Pastoor dalam wawancaranya di kanal YouTube Met Open Vizier.
Menurutnya, keberadaan pemain berbakat di Liga 1 sangat mungkin untuk membantu Timnas U-23 maupun Timnas senior. Proses scouting ini juga menjadi bagian dari persiapan tim untuk mencari pemain yang bisa berkontribusi di masa depan.
Pengawalan Polisi dan Kemacetan Jakarta
Selain pengamatannya terhadap Liga 1, Pastoor juga membagikan pengalaman unik lainnya, salah satunya adalah pengawalan khusus dari kepolisian selama perjalanannya di Jakarta. Ia mengaku terkesan dengan keseriusan pemerintah dan stakeholder sepak bola Indonesia dalam mendukung kesuksesan Timnas.
“Saat menyaksikan pertandingan kemarin, kami dikawal oleh polisi bermotor. Itu memberi gambaran betapa padatnya lalu lintas di Jakarta. Tetapi, dengan pengawalan itu, kami bisa sampai ke tujuan dengan lebih cepat,” ungkap Pastoor.
Menurutnya, fasilitas ini merupakan bentuk komitmen dari pemerintah untuk membantu tim pelatih Timnas Indonesia agar dapat bekerja secara maksimal.
Keindahan Budaya dan Kuliner Indonesia
Tak hanya soal sepak bola, Pastoor juga terkesan dengan budaya dan keramahan masyarakat Indonesia. Ia merasa kehangatan yang diberikan oleh warga lokal sangat luar biasa.
“Saya harus mengatakan bahwa kehangatan dan cinta dari orang-orang di sini benar-benar luar biasa,” ujarnya.
Selain itu, pengalaman kuliner di Indonesia juga meninggalkan kesan mendalam bagi Pastoor. Menurutnya, makanan Indonesia memiliki cita rasa khas yang sulit dilupakan.
“Kami telah beberapa kali makan bersama dan itu adalah pengalaman yang luar biasa. Makanan di sini benar-benar berkesan dan selalu terngiang-ngiang di kepala saya,” tambahnya.
Pengalaman Alex Pastoor di Indonesia menunjukkan betapa besarnya dukungan masyarakat dan pemerintah terhadap sepak bola nasional. Dengan semakin banyaknya perhatian pada pengembangan pemain muda, diharapkan Timnas Indonesia bisa semakin kompetitif di level internasional.







