CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Ahli Sebut Minuman Manis Berdampak Buruk bagi Kesehatan Jantung

Hanna Hanifah
1 April 2025
minuman manis

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Cuaca panas sering kali menjadi alasan bagi banyak orang untuk mengonsumsi minuman manis dengan tambahan gula yang disajikan dalam kondisi dingin. Kesegaran dari minuman tersebut kerap menggoda masyarakat.

Namun, kebiasaan mengonsumsi minuman dengan gula tambahan secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular secara signifikan.

“Minuman manis yang mengandung gula tidak baik untuk jantung anda,” ujar ahli jantung bersertifikat NYC Health+ Hospitals, New York, Rose Thachil, MD, dikutip dari Antara.

Baca juga:   Kepadatan Arus Lalu Lintas di Lembang Saat Libur Panjang Maulid Nabi

Di Amerika Serikat, diperkirakan dua dari tiga orang dewasa mengonsumsi minuman ini setiap hari.

Gula tambahan dalam minuman ini dapat berupa gula pasir, sirup jagung fruktosa tinggi, madu, maupun sukrosa. Yang sering kali tercantum dalam label bahan makanan.

Meskipun tampak tidak berbahaya, konsumsi minuman manis secara rutin dapat berdampak buruk pada Kesehatan. Termasuk kesehatan jantung.

Baca juga:   Mbappe dan Real Madrid Godok Kontrak Transfer

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang lebih sering mengonsumsi minuman ini memiliki risiko 27 persen lebih tinggi mengalami gangguan kardiovaskular.

Seperti penyakit arteri koroner, serangan jantung, stroke, atau gagal jantung. Dibandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsinya.

Penelitian lain juga menemukan bahwa mengonsumsi dua liter minuman manis per minggu dapat meningkatkan risiko terkena fibrilasi atrium, kondisi detak jantung tidak teratur.

Baca juga:   Gagal ke Babak Final Cabor Sepak Bola, Pelatih Aceh Minta Maaf

Sebesar 10 persen dalam jangka waktu 10 tahun dibandingkan dengan mereka yang sama sekali tidak mengonsumsinya.

Oleh karena itu, Thachil menyarankan agar masyarakat membatasi atau bahkan menghindari konsumsi minuman jenis ini. Demi menjaga kesehatan jantung di masa mendatang. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: minuman manispenyakit jantung


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.