BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Universitas Pasundan (Unpas) memberikan sejumlah tips penting bagi mahasiswa dalam mengelola keuangan pribadi agar tetap stabil secara finansial selama masa kuliah.
Pengelolaan keuangan yang baik dinilai menjadi salah satu kunci sukses mahasiswa dalam menjalani pendidikan dan kehidupan kampus secara seimbang.
“Banyaknya kebutuhan seperti biaya hidup, pembelian buku, hingga kegiatan sosial sering kali membuat mahasiswa kesulitan mengatur keuangan. Untuk itu, penting bagi mahasiswa memiliki strategi pengelolaan finansial yang sehat,” demikian dikutip dari laman resmi unpas.ac.id.
Langkah pertama yang dianjurkan adalah membuat dan mencatat anggaran bulanan.
Mahasiswa harus mencatat sumber pendapatan dan mengalokasikannya untuk kebutuhan dasar seperti makan, transportasi, biaya kuliah, serta kebutuhan lainnya.
Prioritas anggaran harus diberikan untuk kebutuhan utama sebelum dialokasikan ke hiburan atau hal konsumtif.
Unpas juga menyarankan mahasiswa untuk mulai menabung dan membangun dana darurat, minimal setara tiga bulan pengeluaran. Guna mengantisipasi kebutuhan mendesak yang tidak terduga.
Jika memungkinkan, mahasiswa disarankan untuk mencari pekerjaan paruh waktu atau freelance yang tidak mengganggu kegiatan perkuliahan.
Penghasilan tambahan ini bisa dimanfaatkan untuk menambah tabungan atau memenuhi biaya hidup harian.
Selain itu, penting juga bagi mahasiswa untuk melakukan evaluasi keuangan secara berkala. Dan mulai mempertimbangkan investasi jangka panjang jika kondisi memungkinkan.
Seperti reksa dana atau saham, dengan catatan telah memahami risikonya.
Pihak Unpas juga menekankan pentingnya menghindari utang konsumtif dan cicilan yang tidak mendesak.
Mahasiswa dianjurkan untuk membeli barang sesuai kebutuhan dan dengan uang tunai.
Dengan menerapkan kebiasaan finansial yang sehat, mahasiswa diharapkan mampu menjalani studi dengan lebih tenang, minim stres, dan fokus dalam meraih tujuan akademik maupun pribadi. (han)







