BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Aktris sekaligus aktivis kemanusiaan Angelina Jolie kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap rakyat Palestina di Gaza.
Pada Sabtu (19/4/2025), dilansir dari Antara, Angelina Jolie membagikan laporan dari organisasi medis internasional Doctors Without Borders (Médecins Sans Frontières/MSF) melalui Instagram Story.
Yang menggambarkan situasi Gaza sebagai “kuburan massal bagi warga Palestina dan mereka yang berusaha membantu mereka.”
Angelina Jolie, yang telah lebih dari dua dekade mengabdi sebagai duta dan utusan khusus untuk Komisioner Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR). Kerap menyuarakan dukungan terhadap hak-hak pengungsi dan korban konflik.
Laporan MSF
Dalam unggahan terbarunya, ia menyoroti laporan MSF yang mengecam keras agresi militer Israel di Jalur Gaza.
“Ketika pasukan Israel melanjutkan dan memperluas serangan militer melalui udara, darat, dan laut di Jalur Gaza, mereka secara paksa menggusur penduduk dan dengan sengaja menghalangi masuknya bantuan penting. Kehidupan warga Palestina sekali lagi dihancurkan secara sistematis,” bunyi kutipan dari laporan tersebut.
Laporan MSF juga menyebut bahwa serangan mematikan Israel telah mengancam nyawa para pekerja kemanusiaan dan tenaga medis. Yang selama ini berupaya memberikan pertolongan di tengah kepungan dan serangan bertubi-tubi.
Organisasi tersebut mendesak Israel untuk segera mencabut blokade yang dinilai tidak manusiawi dan mematikan. Serta menjamin keselamatan warga sipil dan para pekerja kemanusiaan di Gaza.
MSF juga menyerukan agar gencatan senjata segera diberlakukan kembali demi menghentikan penderitaan lebih lanjut.
Sejak awal serangan Israel pada Oktober 2023, lebih dari 51.000 warga Palestina dilaporkan tewas, mayoritas di antaranya adalah perempuan dan anak-anak.
Krisis kemanusiaan yang memburuk ini telah menarik perhatian luas komunitas internasional, termasuk selebritas global seperti Jolie.
Pada November 2023, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan.
Terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant. Atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Selain itu, Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas serangan brutal di Gaza.
Jolie, melalui media sosialnya, terus mengajak publik dunia untuk peduli terhadap nasib rakyat Palestina. Dan menuntut keadilan serta perlindungan bagi para korban konflik bersenjata. (han)







