CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pemprov Jabar Larang Pelajar Bawa Motor, Biaya Membengkak

Uby
25 Juli 2025
Larangan Siswa Bawa Motor

Pemprov Jabar kembali menegaskan larang siswa bawa kendaraan ke sekolah. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerapkan kebijakan baru untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar, dan mulai tahun ajaran baru ini, seluruh siswa di larang bawa sepeda motor ke sekolah.

Namun, kebijakan pelajar yang di larang bawa motor tersebut memunculkan persoalan baru: meningkatnya biaya transportasi harian siswa.

Sejak aturan diberlakukan, pemandangan di depan sekolah-sekolah di Kota Bandung pun berubah. Para siswa kini datang diantar orang tua atau menggunakan angkutan umum.

Baca juga:   Tingkat Keterisian Tempat Tidur Isolasi Covid 19 di Jabar Menurun

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan kebijakan ini ditujukan untuk melindungi keselamatan pelajar.

Menyusul data Dinas Perhubungan Jabar yang mencatat 50 persen kecelakaan lalu lintas periode 2023–2024. Melibatkan pengendara motor dari kalangan pelajar.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Bandung, Aam Amelia, mengapresiasi langkah Pemprov Jabar tersebut. Namun ia mengungkapkan masih ada sejumlah siswa yang tetap membawa motor, meskipun tidak diparkir di area sekolah.

Baca juga:   Pemkot Bandung Gratiskan Rapid Tes untuk Warga yang Pernah ke Pasar Ini

“Kami sudah melarang motor parkir di lingkungan sekolah. Kalau ada siswa tetap membawa motor dan parkir di luar, itu tanggung jawab orang tua,” ujar Aam Amelia.

Meski dinilai positif, larangan ini berdampak pada meningkatnya ongkos transportasi. Beberapa siswa mengaku kini harus merogoh kocek lebih dalam untuk naik ojek online atau angkot.

“Saya nggak bawa motor karena belum punya SIM. Biasanya diantar orang tua, tapi pas pulang saya naik ojek online. Biayanya lumayan mahal,” kata Jasson, salah satu siswa.

Baca juga:   Harga Pangan Nasional Turun dari Bawang hingga Daging

Selain biaya, kemacetan lalu lintas juga menjadi tantangan. Beberapa siswa kerap datang terlambat. Karena waktu tempuh perjalanan menggunakan transportasi umum lebih lama dibandingkan jika mengendarai motor pribadi.

Kebijakan ini akan terus dievaluasi pemerintah daerah. Pemprov Jabar berharap, selain menekan angka kecelakaan, kebijakan ini mendorong siswa untuk lebih disiplin dan mematuhi aturan berlalu lintas. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Larang Pelajar Bawa Motormenekan angka kecelakaan lalu lintasPemprov Jabar


Related Posts

kecelakaan KA bekasi timur
PASJABAR

Pemprov Jabar Tanggung Biaya Korban Kecelakaan KA Bekasi Timur

28 April 2026
kecelakaan kereta bekasi timur
HEADLINE

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

28 April 2026
RKPD
PASJABAR

Musrenbang RKPD Jabar, Bahas Pembangunan Layanan Dasar 2027

21 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.