CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Menjejak Bandung Barat, Aanya Rina Casmayanti Tegaskan Komitmen dan Beri Harapan

pri
5 Agustus 2025
Anggota DPD RI, Aanya Rina Casmayanti (kanan), melakukan kunjungan kerja reses ke Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa, 5 Agustus 2025. (Ist)

Anggota DPD RI, Aanya Rina Casmayanti (kanan), melakukan kunjungan kerja reses ke Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa, 5 Agustus 2025. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung Barat, www.pasjabar.com — Anggota DPD RI, Aanya Rina Casmayanti, melakukan kunjungan kerja reses ke Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa, 5 Agustus 2025. Kunjungan yang disambut hangat oleh Wakil Bupati KBB, Asep Ismail, ini mengungkap fakta-fakta mengejutkan mengenai tantangan berat yang dihadapi KBB.

Dari keterbatasan fiskal yang mencekik hingga infrastruktur yang memprihatinkan, KBB kini berharap besar agar Teh Aanya bisa menjadi jembatan aspirasi ke pemerintah pusat.

Bandung Barat: Kaya Potensi, Miskin Dana

Dalam forum terbuka, berbagai kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memaparkan kondisi riil di lapangan.

Permasalahan utama yang mengemuka adalah keterbatasan fiskal yang membuat APBD tak berdaya.

Dengan total APBD Rp3,4 triliun, 40% di antaranya habis untuk belanja pegawai, menyisakan sedikit dana untuk belanja modal. Hal ini berdampak langsung pada lambatnya pembangunan dan pelayanan publik.

Baca juga:   Ini Temuan DLH Jabar Terkait Sungai di Padalarang Berwarna Merah Darah

Kepala OPD mengemukakan berbagai isu: kekurangan blanko KTP, backlog rumah hingga 90.000 unit, infrastruktur rusak, dan kesenjangan layanan dasar.

Kepala OPD, dari Disdukcapil hingga Dinas PUPR, menyampaikan kondisi real lapangan. Kekurangan blanko KTP, backlog rumah 90.000 unit, infrastruktur rusak, keterbatasan anggaran pendidikan, hingga kesenjangan pelayanan dasar menjadi gambaran konkret yang menguatkan urgensi kolaborasi pusat-daerah.

Semua ini menggambarkan bahwa meskipun KBB memiliki potensi besar, seperti wisata Geopark Cipatat, kemandirian finansialnya masih jauh dari harapan.

Teh Aanya Jadi Juru Bicara Aspirasi Daerah

Teh Aanya menanggapi semua keluhan tersebut dengan empati dan strategi. Ia menegaskan bahwa kunjungannya bukanlah sekadar formalitas, melainkan ajang “belanja masalah” untuk kemudian diperjuangkan di tingkat pusat.

Baca juga:   KUD Sarwa Mukti Luruskan Masalah, Kehadiran Mendag Zulhas Dikhususkan Untuk Anggota Koperasi

“Ini kunjungan kedelapan saya. Saya akan mendatangi seluruh 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Aspirasi ini akan kami perjuangkan di pusat,” tegasnya.

Isu mendasar yang disoroti oleh Teh Aanya dan timnya adalah kemandirian fiskal. Kepala Kantor DPD RI Jabar, Herman Hermawan, menambahkan bahwa idealnya, sebuah daerah harus mampu membiayai 60% APBD dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun, banyak daerah, termasuk KBB, masih sangat bergantung pada dana transfer dari pusat.

Baca juga:   Bendera Raksasa Palestina dan Indonesia Membentang Megah di Aksi Bela Palestina Bandung

Harapan untuk Perubahan Nyata dan Visi Jangka Panjang

Lebih dari sekadar mencatat masalah, Teh Aanya juga menampung berbagai kebutuhan sektoral, mulai dari rumah produksi UMKM, BLK, bantuan peralatan EWS longsor, hingga pengembangan potensi wisata Geopark Cipatat dan KCIC.

Semua ini memperkuat pesan bahwa daerah tidak bisa bekerja sendirian.

Semua hasil reses ini akan dikompilasi dan dijadikan bahan pembahasan dalam Rapat Anggaran bersama Presiden, DPR, dan DPD RI pada 15 Agustus mendatang.

Dengan pendekatan kolaboratif ini, diharapkan setiap aspirasi dari Bandung Barat tidak hanya menjadi catatan, tetapi dapat ditindaklanjuti dalam bentuk alokasi anggaran yang tepat sasaran, demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: Aanya Rina CasmayantiAPBDAsep ismailAsep SaepudinDPD RIGeopark CipatatHerman HermawaninfrastrukturKabupaten bandung baratKBBKemandirian FiskalReses


Related Posts

DPRD Kota Bekasi reses
PASJABAR

DPRD Kota Bekasi Selesaikan Masa Reses Pertama di Tahun 2026

2 Maret 2026
longsor Pasirlangu Bandung Barat
PASJABAR

Pasca Longsor, Warga Pasirlangu Mulai Bangkit dengan Kembali Bercocok Tanam

8 Februari 2026
Lanud Husein Sastranegara bantu longsor
PASJABAR

Personel Lanud Husein Sastranegara Bantu Tangani Longsor di Cisarua Bandung Barat

25 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.