www.pasjabar.com — Pertandingan Ekuador vs Argentina di laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Conmebol berlangsung panas dan penuh drama. Bermain di Estadio Banco Pichincha, Quito, Rabu (10/9/2025) pagi WIB, duel ini diwarnai dengan dua kartu merah dan berakhir dengan kemenangan tipis Ekuador 1-0. Argentina turun tanpa sang kapten Lionel Messi, yang absen dalam laga pamungkas ini.
Sejak menit awal, Ekuador tampil agresif. Tekanan langsung diberikan kepada lini pertahanan Argentina yang digalang Nicolas Otamendi dan Leonardo Balerdi.
Gonzalo Plata sempat mengancam lewat sundulan pada menit ke-3, namun bola masih melebar tipis.
Kartu Merah Otamendi Jadi Titik Balik Pertandingan
Argentina yang kesulitan mengembangkan permainan harus menghadapi situasi berat pada menit ke-31. Nicolas Otamendi diusir wasit setelah melanggar keras Enner Valencia. Kartu merah tersebut membuat Argentina harus bermain dengan 10 orang lebih dulu.
Unggul jumlah pemain, Ekuador semakin meningkatkan intensitas serangan. Puncaknya terjadi di masa injury time babak pertama ketika Nicolas Tagliafico melakukan pelanggaran terhadap Angelo Preciado di kotak terlarang.
Penalti diberikan, dan Enner Valencia sukses mengeksekusinya dengan tenang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Ekuador Juga Kehilangan Pemain, Argentina Tetap Buntu
Memasuki babak kedua, giliran Ekuador yang sial. Moises Caicedo menerima kartu kuning kedua pada menit ke-50 dan harus meninggalkan lapangan. Kedua tim kini sama-sama bermain dengan 10 pemain.
Meski demikian, Argentina yang berusaha bangkit tetap kesulitan menciptakan peluang.
Lini serang mereka tak mampu menghadirkan ancaman berarti, bahkan setelah Lionel Scaloni melakukan sejumlah pergantian pemain.
Serangan Albiceleste kerap kandas di sepertiga akhir, sementara Ekuador lebih nyaman bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik cepat.
Argentina Tetap Puncaki Klasemen, Ekuador Naik ke Posisi Dua
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Argentina harus mengakui keunggulan tipis Ekuador dengan skor 0-1.
Meski kalah, posisi Argentina di klasemen akhir tetap aman. Albiceleste memuncaki tabel Zona Conmebol dengan 38 poin dari 18 laga.
Sementara itu, kemenangan penting ini membuat Ekuador naik ke peringkat dua klasemen dengan koleksi 29 poin, melampaui Uruguay, Kolombia, dan Brasil yang sama-sama mengoleksi 28 poin.
Hasil ini menegaskan bahwa Ekuador siap menjadi salah satu kekuatan besar di Amerika Selatan menjelang Piala Dunia 2026 mendatang.
Susunan Pemain
Ekuador: Hernan Galindez, Willian Pacho, Joel Ordonez, Piero Hincapie, Alan Franco, Pedro Vite, Moises Caicedo, Nilson Angulo (Jordy Alcivar 59′), Angelo Preciado (John Yeboah 45′, Alan Minda 90+3′), Enner Valencia (Kendry Paez 59′), Gonzalo Plata (Kevin Rodriguez 69′)
Argentina: Emiliano Martinez, Nicolas Otamendi, Leonardo Balerdi, Nicolas Tagliafico, Gonzalo Montiel (Nahuel Molina 68′), Alexis Mac Allister, Leandro Paredes (Franco Mastantuono 62′), Rodrigo De Paul (Giovani Lo Celso 68′), Lautaro Martinez (Julian Alvarez 63′), Nicolas Gonzalez, Giuliano Simeona (Juan Foyth 38′)





