CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Inflasi Kota Bandung Stabil, Pemkot Perkuat Antisipasi Pangan Strategis

Hanna Hanifah
11 September 2025
antisipasi pangan

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan inflasi tetap terkendali sekaligus memperkuat langkah antisipasi di sektor pangan. (foto: ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan inflasi tetap terkendali sekaligus memperkuat langkah antisipasi di sektor pangan. Pada Agustus 2025, Kota Bandung mencatat deflasi 0,14 persen secara month-to-month, terutama akibat turunnya harga kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

“Alhamdulillah, kondisi inflasi di Kota Bandung cukup stabil. Beberapa kebutuhan pokok justru mengalami penurunan harga,” kata Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, saat siaran di Radio Sonata, Rabu (10/9/2025).

Secara year-on-year, inflasi Kota Bandung berada di angka 1,69 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan Jawa Barat yang mencapai 1,77 persen maupun nasional 2,31 persen. Menurut Erwin, capaian itu masih sesuai target nasional 2,5 persen ±1 persen sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 31 Tahun 2024.

Baca juga:   Pastv : Razia Cross Hijabers

Erwin menegaskan, strategi pengendalian inflasi Kota Bandung berfokus pada konsep 4K: Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pun rutin memantau perkembangan harga serta mengambil langkah cepat jika muncul tanda-tanda kenaikan.

Berbagai program telah digulirkan, mulai dari Gerakan Pangan Murah, Pasar Murah, hingga operasi pasar. Upaya ini memberi alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Selain pemerintah, kesadaran masyarakat untuk tidak panic buying juga sangat berpengaruh,” ujar Erwin.

Ia menambahkan, inflasi yang rendah memberi dampak positif bagi masyarakat maupun pelaku usaha. Daya beli tetap terjaga, biaya hidup tidak terbebani, dan pelaku usaha memperoleh kepastian dalam merencanakan bisnis.

Baca juga:   Hari Bhakti Adhyaksa 2025: Refleksi Sejarah dan Harapan Kejaksaan

“Investor juga akan lebih percaya diri menanamkan modalnya. Stabilitas ekonomi ini membuat Bandung semakin kompetitif sebagai tujuan investasi,” ungkapnya.

Pemanfaatan Teknologi

Untuk memperkuat stabilitas harga, Pemkot Bandung mendorong pemanfaatan teknologi informasi harga serta memperluas kerja sama dengan daerah penyuplai agar distribusi pasokan tetap lancar.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bandung, TB. Agus Mulyadi, menilai sektor pangan masih menjadi tantangan utama. Ia mencontohkan harga cabai, bawang, dan ayam yang rentan berfluktuasi akibat faktor cuaca maupun distribusi.

“Kota Bandung sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah. Jika distribusi terganggu, harga kebutuhan pokok bisa langsung terdampak,” jelas Agus.

Baca juga:   Warga Terdampak Banjir Antusias Lakukan Pencoblosan ke TPS Dayeuhkolot

Sebagai antisipasi, Pemkot memperkuat cadangan pangan strategis sekaligus menjalin kerja sama dengan daerah penyangga. Agus menekankan, inflasi rendah sangat membantu menjaga daya beli serta mendukung tumbuhnya UMKM, pariwisata, dan sektor jasa.

Selain menjaga stabilitas harga, Pemkot Bandung juga terus mengembangkan sektor unggulan melalui pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif. Sejumlah event besar digelar untuk menggerakkan perekonomian, sementara digitalisasi UMKM didorong agar produk lokal bisa menembus pasar nasional hingga internasional.

“Harapan kami inflasi tetap terkendali, sehingga masyarakat tidak terbebani. Dengan kerja sama semua pihak, Bandung bisa tumbuh menjadi kota dengan ekonomi yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkas Agus. (*)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: antisipasi panganInflasi Kota Bandung


Related Posts

Inflasi Kota Bandung Masih Terendah di Jabar pada April 2024
PASBANDUNG

Inflasi Kota Bandung Masih Terendah di Jabar pada April 2024

3 Mei 2024
Inflasi Tahunan Kota Bandung Terendah Secara Nasional
PASBANDUNG

Inflasi Tahunan Kota Bandung Terendah Secara Nasional

4 Januari 2024
Inflasi Kota Bandung Tinggi, Pemkot Evaluasi Kenaikan Tarif Perumda Tirtawening
PASBANDUNG

Inflasi Kota Bandung Tinggi, Pemkot Evaluasi Kenaikan Tarif Perumda Tirtawening

22 Januari 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.