CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Bayang-bayang Sepinya GBLA dan Mimpi Buruk Persib Bandung

Aris
12 September 2025
Foto: Dok. Persib Bandung

Foto: Dok. Persib Bandung

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM – Persib Bandung berharap Bobotoh kembali memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat tim berlaga. Gemuruh dan sorak-sorai mereka sangat didampakan seluruh elemen tim.

Hal itu pula diharapkan kembali hadir di laga Persib vs Persebaya Surabaya. Duel bakal tersaji pada Jumat (12/9/2025) sore.

Stadion GBLA sendiri tergolong sepi dalam beberapa laga yang sudah dijalani Persib. Hal itu disinyalir karena padatnya jadwal.

Pertama, saat launching tim, Persib menggelar laga uji coba melawan Western Sydney Wanderers. Selanjutnya, Persib melawan Semen Padang pada laga perdana Super League.

Setelah itu, Persib bertanding melawan klub Filipina, Manilla Digger. Ini terjadi dalam kualifikasi AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.

Pelatih Bojan Hodak memaklumi jika ketiga laga itu tidak dihadiri penonton secara penuh. Kursi pun masih banyak yang tak terisi.

Baca juga:   Ratusan Bobotoh Gruduk Kantor Manajemen Persib, Ini Tuntutanya

Itu karena laga yang padat. Sehingga, Bobotoh yang punya finansial terbatas harus memilih mana laga yang ingin ditontonnya.

“Tentu saja sulit bagi penonton untuk datang ke stadion tiga kali dalam satu pekan, tidak mudah karena waktu atau karena uang,” kata Bojan Hodak, Kamis (11/9/2025).

Namun sekarang berbeda. Bobotoh punya jeda waktu cukup panjang untuk ‘menabung’. Apalagi lawan yang dihadapi adalah Persebaya.

Biasanya, laga antara tim klasik ini selalu menarik perhatian. Stadion pun kerap penuh ketika kedua tim bertanding.

“Saya harap sekarang mereka sudah menantikan pertandingan Persib melawan Persebaya, dua tim penuh tradisi dengan rivalitas. Kami harap stadionnya penuh,” jelas Bojan Hodak.

Pelajaran Musim Lalu

Persib Bandung sendiri dihadapkan pada bayang-bayang pahit. Sebab, Persebaya memberi kekalahan telak bagi Persib pada pertemuan terakhirnya.

Musim lalu, pertemuan terakhir kedua tim terjadi di Stadion Gelora Bung Tomo. Saat itu, Persib hancur dengan skor 1-4. Hal itu jelas cukup menyakitkan.

Baca juga:   Pemusatan Latihan Persib di Batam Dipercepat, ke Singapura Batal

Namun Bojan Hodak mengingatkan ada hal lain yang perlu diingat. Persib menang saat menjamu Persebaya pada putaran pertama.

“Itu kekalahan di Surabaya, kan? itu ketika saya mengganti penjaga gawang untuk menambah penyerang. Tapi pertemuan di sini (Bandung) kami menang kalau tidak salah,” ungkapnya.

Bojan Hodak menegaskan, meski kalah di laga terakhir, pertemuan dengan Persebaya kali ini bukan jadi ajang pembalasan. Persib hanya fokus pada misi memenangkan tiap laga tanpa memandang masa lalu.

“Tidak ada misi balas dendam, hanya pertandingan baru dan waktu itu (kekalahan musim lalu) hanya kehilangan poin dan berikutnya kami mendapat poin lainnya. Tidak masalah,” tegas Bojan Hodak.

Ambisi Luciano Guaycochea

Sementara itu, gelandang Luciano Guaycochea mengungkap persiapan timnya. Para pemain benar-benar siap tempur dan bertekad menghancurkan Persebaya.

Baca juga:   Sempurna! Persib Bandung Juara Liga 1 2023/2024

“Kami juga sudah berlatih selama dua pekan lebih, kami sudah cukup bugar untuk memenangkan pertandingan ini dan ini yang ingin kami dapatkan, kami ingin menang,” kata Lucho, sapaan akrabnya.

Disinggung soal kehadiran Thom Haye yang akan turut memberi warna di lini tengah Persib, hal itu disambut antusias. Namun ia mengingatkan Persib harus bermain kolektif, bukan mengandalkan satu-dua pemain.

“Ya menurut saya, tidak hanya dia, tapi semuanya mempunyai kualitas untuk menjadi 11 pemain pertama. Kami adalah tim besar, jadi kami harus berjuang untuk menjadi pemain inti. Yang terpenting adalah bukan siapa yang bermain tapi bagi saya tiga poin di setiap pertandingan itu yang paling penting,” pungkas Lucho. (ars)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Persebaya Surabayapersibpersib bandungPersib vs Persebaya Surabaya


Related Posts

dukungan bobotoh
HEADLINE

Dukungan Bobotoh Menggema di GBLA Jelang Persib Hadapi Persija

7 Mei 2026
Persib Bandung
HEADLINE

Buka-bukaan Pelatih Persib Bandung Jelang Lawan Persija

7 Mei 2026
Bojan Hodak
HEADLINE

Bojan Hodak Bicara soal Hinaan dari Suporter

7 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.