CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Dedi Mulyadi Akan Umumkan ASN Berkinerja Buruk Lewat Media Sosial

Uby
3 Oktober 2025
Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana membuat gebrakan baru dalam meningkatkan efisiensi dan disiplin birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Mulai 1 November 2025, Dedi akan mengumumkan daftar aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki tingkat kehadiran rendah dan kinerja buruk melalui platform media sosial.

Kebijakan tersebut disebut sebagai langkah progresif dalam meningkatkan transparansi. Nantinya, daftar ASN dengan kinerja rendah akan diumumkan setiap bulan. Data yang ditampilkan mencakup kehadiran serta indikator produktivitas kerja lain yang selama ini dianggap menjadi penghambat pelayanan publik.

Baca juga:   Angela Tanoesoedibjo Ajak Seluruh Stakeholder Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Manfaatkan Bonus Demografi

Dedi menegaskan, keputusan ini diambil untuk mendorong akuntabilitas sekaligus memacu motivasi kerja di kalangan ASN. Ia menekankan pentingnya setiap pegawai memberikan kontribusi maksimal sesuai gaji dan fasilitas yang mereka terima.

“Transparansi ini kami lakukan supaya tidak ada lagi ASN yang berleha-leha saat digaji dari uang rakyat. Masyarakat berhak mengetahui siapa saja yang bekerja sungguh-sungguh dan siapa yang tidak,” ujar Dedi Mulyadi di Bandung.

Baca juga:   20 Sekolah di Jabar Jadi Sekolah Sehat

Menurutnya, kebijakan tersebut bukan ditujukan untuk mempermalukan pegawai, melainkan memicu perubahan positif. Dengan begitu, diharapkan muncul kesadaran dan tanggung jawab kolektif di kalangan ASN untuk bekerja lebih produktif dan berorientasi pada hasil.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi menyeluruh Pemprov Jabar dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih responsif dan efisien. Selain itu, kebijakan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah terhadap akuntabilitas publik. Masyarakat bisa ikut serta mengawasi kinerja ASN yang digaji dari pajak mereka.

Baca juga:   Foto : Vaksinasi Tahap Pertama di Kota Bandung

Dedi optimistis transparansi semacam ini akan menjadi pemicu lahirnya birokrasi yang lebih disiplin, melayani, dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan standar tinggi pada pelayanan publik. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: ASN Berkinerja BurukDedi Mulyadigubernur jawa barat


Related Posts

Sekolah Maung
HEADLINE

19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

7 Mei 2026
kecelakaan kereta bekasi timur
HEADLINE

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

28 April 2026
Gaji Guru Honorer
HEADLINE

Gaji Guru Honorer Tertahan di Jabar, 3.823 Tenaga Pendidikan Belum Dibayar

25 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.