CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Harga Ayam dan Telur di Bandung Melonjak Akibat Stok Terbatas

Uby
30 Oktober 2025
Harga Ayam dan Telur

Penjual ayam di Pasar Kosambi, Kota Bandung. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Sudah hampir satu bulan terakhir, harga kebutuhan pokok seperti daging ayam dan telur terus mengalami kenaikan di sejumlah pasar tradisional Kota Bandung.

Salah satunya di Pasar Kosambi, di mana harga dua komoditas utama itu melambung akibat terbatasnya pasokan barang di pasaran.

Kenaikan harga ini diduga dipicu oleh keterbatasan stok yang harus dibagi antara kebutuhan pasar umum dan program pemerintah yang menyediakan makanan bergizi gratis. Kondisi tersebut membuat daya beli masyarakat menurun, sementara para pedagang mengaku kesulitan mendapatkan suplai barang.

Baca juga:   Persib Batal Juara di Stadion Kie Raha

Harga Ayam Sentuh Rp42 Ribu, Telur Tembus Rp31 Ribu per Kilogram

Berdasarkan pantauan di Pasar Kosambi, harga ayam potong kini mencapai Rp42 ribu per kilogram, naik sekitar Rp8 ribu dari harga normal yang berkisar Rp34 ribu per kilogram. Sementara harga telur ayam ras menembus Rp31.500 per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp26 ribu.

Reno, salah satu pedagang ayam di Pasar Kosambi, mengatakan bahwa stok ayam dari pemasok kini semakin terbatas, sementara permintaan tetap tinggi. “Sekarang stok susah, harga dari kandang juga sudah naik. Pembeli jadi banyak yang ngeluh karena mahal,” ujarnya.

Baca juga:   Resmi! MU Gaet Bryan Mbeumo Rp1,4 Triliun

Hal senada juga disampaikan oleh Martin, salah satu pembeli, yang mengaku terpaksa mengurangi porsi belanja akibat mahalnya harga kebutuhan pokok. “Biasanya beli satu kilo, sekarang paling setengah. Harga ayam dan telur sekarang bikin berat di kantong,” katanya.

Pedagang Harap Pemerintah Turun Tangan

Kondisi ini menyebabkan omzet para pedagang turun hingga 50 persen. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga ayam potong dan telur ayam di pasaran.

Baca juga:   Lebih dari 4.000 Warga Jabar Mondok di Pesantren Lirboyo, Ini Pesan Ridwan Kamil

“Kalau terus naik begini, masyarakat kecil yang paling susah. Kami berharap pemerintah bisa segera menormalkan harga,” ujar Reno.

Para pedagang juga mengimbau agar penyaluran stok dari pemasok bisa lebih merata, sehingga tidak hanya terserap untuk program tertentu, tetapi juga memenuhi kebutuhan pasar rakyat. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: harga ayam dan telurHarga kebutuhan pokok


Related Posts

Bazar Murah Utama
HEADLINE

Pemkot Bandung Gelar Bazar Murah Utama Tekan Harga Jelang Ramadan

3 Februari 2026
Harga Kebutuhan Pokok
HEADLINE

Harga Kebutuhan Pokok Bandung Masih Tinggi Pasca Tahun Baru

7 Januari 2026
Harga kebutuhan pokok
HEADLINE

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Kebutuhan Pokok di Cimahi Melonjak

23 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.