BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Bagi Junastio Andika Putra, setiap pengalaman baru adalah ruang belajar yang tak ternilai.
Mahasiswa Semester VII Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Pasundan ini dikenal sebagai
sosok yang aktif, adaptif, dan bersemangat dalam mengeksplorasi banyak bidang — mulai dari akademik, organisasi, hingga dunia kreatif.
“Saya orang yang aktif, adaptif, dan selalu bersemangat untuk mencoba hal-hal baru.
Dunia akademik, organisasi, hingga bidang kreatif seperti public speaking, MC, dan modeling menjadi wadah bagi saya untuk terus berkembang dan mengekspresikan diri,” ungkapnya.
Dari dunia public speaking, Juna, begitu ia disapa menemukan energi positif yang membentuk kepribadiannya hingga kini.
“Berbicara di depan umum selalu memberikan saya energi positif, karena lewat komunikasi saya bisa membangun hubungan, menyampaikan pesan, sekaligus memberi inspirasi bagi orang lain,” ungkapnya.
Kecintaan Terhadap Profesi
Kecintaannya terhadap dunia ini membuatnya sering dipercaya menjadi MC, moderator, maupun pembicara di berbagai acara kampus dan kegiatan sosial.
Di sisi lain, Juna juga menaruh minat besar pada fotografi, videografi, dan event management, bidang yang ia tekuni melalui berbagai proyek dan kepanitiaan.
Tak hanya aktif di kampus, Juna juga menyeimbangkan studinya dengan berbagai kegiatan profesional.
Ia bekerja di Gemala Wedding Organizer sebagai crew event dan supporting staff, pernah magang
di Badan Pendapatan Daerah Kota Bandung, dan mengikuti pelatihan public speaking serta broadcasting di DJ Arie School.
“Dari pengalaman-pengalaman itu, saya belajar tentang koordinasi, tanggung jawab, dan profesionalitas,” tuturnya.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Juna adalah saat ia mulai hidup mandiri.
“Pengalaman paling berkesan bagi saya adalah ketika saya mulai belajar mandiri, bekerja sambil kuliah untuk mencukupi kebutuhan sendiri,” kenangnya.
“Di awal, saya sempat ragu apakah mampu membagi waktu antara pekerjaan dan studi, tetapi ternyata dari proses itu saya menemukan arti kedewasaan yang sesungguhnya.”
Dari situ, ia belajar menghargai setiap proses, sekecil apa pun hasilnya, karena baginya perjuangan adalah guru terbaik.
Raihan Prestasi
Perjalanan panjang itu membuahkan banyak pencapaian. Juna pernah menerima beasiswa prestasi, terpilih
sebagai Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNPAS 2024, Juara 2 Duta Kampus Universitas Pasundan 2024, serta 30 besar Finalis Mojang Jajaka Kabupaten Bandung 2025.
Ia juga menjadi presenter dalam Konferensi Internasional ICEBE 2024 dengan riset berjudul “Analysis of Leading Sectors and Their Role in Income Inequality in Bandung Regency.”
Tak berhenti di situ, ia juga menjadi peserta sertifikasi BNSP Content Creator dan termasuk satu dari 44 peserta terpilih dari 1.500 pendaftar dalam program West Java Youth Innovation yang digagas Dispora Jawa Barat.
Selain dunia akademik dan karier, Juna juga aktif berkontribusi untuk masyarakat.
Ia pernah terlibat dalam Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dan memberikan edukasi Literasi Digital kepada siswa-siswi SMAN 1 Lembang.
“Melalui pengalaman itu, saya belajar bagaimana cara berkomunikasi dan berbagi pengetahuan secara efektif
kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga pernah berperan sebagai konsultan bisnis untuk UMKM, membantu menganalisis strategi dan pengembangan usaha.
“Dari pengalaman tersebut, saya memahami bahwa kontribusi kecil dari mahasiswa pun bisa membawa dampak nyata bagi pelaku usaha lokal dan lingkungan sekitar,” tandasnya.
Fokus Mengembangkan Diri
Dalam aktivitas sehari-hari, Juna juga menjadi bagian dari Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNPAS serta Paguyuban Duta Kampus Universitas Pasundan.
Ia baru-baru ini ikut menjadi volunteer LO performance di Asia Africa Festival 2025, sembari merintis usaha di bidang jasa pembuatan konten kreatif dan event management.
“Usaha ini saya bangun sebagai kombinasi antara minat dan pengalaman saya di dunia komunikasi dan acara,” katanya.
Di balik kesibukannya, Juna memiliki prinsip yang selalu ia pegang teguh: “Proses tidak pernah mengkhianati
hasil. Yang penting terus belajar, berproses, dan tetap rendah hati.” Prinsip ini menjadi pengingat baginya untuk terus berjalan, tanpa kehilangan makna dari setiap langkah.
“Saya percaya bahwa setiap langkah kecil yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan membawa hasil besar di waktu yang tepat,” ucapnya mantap.
Ke depan, Juna memiliki visi besar untuk dirinya dan lingkungan sekitar.
“Saya berharap dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi banyak orang baik melalui kontribusi di bidang ekonomi dan kebijakan pembangunan, maupun melalui peran saya sebagai komunikator publik,” harapnya.
Ia ingin terus berbagi inspirasi, mendukung pengembangan ekonomi daerah yang inklusif, dan mendorong generasi muda untuk berani keluar dari zona nyaman.
“Bagi saya, setiap perjalanan adalah kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan memberi arti bagi orang lain,” pungkasnya. (tiwi)







