CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kunkun Kurmansah Resmi Raih Gelar Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas Usai Teliti Penguatan PBB-P2

Hanna Hanifah
20 November 2025
Pascasarjana Unpas

Sidang Promosi Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas atas nama Kunkun Kurmansah digelar di Kampus Pascasarjana Unpas, Kota Bandung, Kamis (20/11/2025). (foto: han/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sidang Promosi Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) atas nama Kunkun Kurmansah digelar di Aula Mandalasaba dr. Djoenjoenan, Kampus Pascasarjana Unpas, Jalan Sumatra No. 41, Kota Bandung, Kamis (20/11/2025).

Kunkun Kurmansah resmi meraih gelar Doktor Ilmu Sosial setelah mempertahankan disertasinya berjudul “Model Pengembangan Kapasitas Kelembagaan dalam Program Peningkatan Pendapatan PBB-P2 di Kota Tasikmalaya”.

Sidang dipimpin oleh Prof. Dr. H. Bambang Heru P, MS., dengan Promotor Prof. Dr. Iwan Satibi, S.Sos., M.Si., serta Co-Promotor Prof. Dr. H. Soleh Suryadi, M.Si. Jajaran penguji terdiri dari Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si., Prof. Dr. H. Thomas Bustomi, M.Si., dan Prof. Dr. R. Taqwaty Firdausijah, M.Si.

Kapasitas Kelembagaan Belum Efektif dalam Pengelolaan PBB-P2

Dalam disertasinya, Kunkun menyoroti persoalan utama pengembangan kapasitas kelembagaan yang belum berjalan efektif dalam program peningkatan pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kota Tasikmalaya.

Baca juga:   Sah! Top Skor Liga 1 Jadi Milik David da Silva

Ia menggambarkan bahwa sejumlah faktor memperlambat optimalisasi pendapatan daerah, mulai dari struktur organisasi, proses bisnis perpajakan, ketiadaan standar operasional yang memadai, hingga konsistensi kebijakan dan kualitas sumber daya manusia.

Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD).

Kunkun menggunakan kerangka teori Framework for Holistic Capacity Building dari Rondinelli & Cheema (2003), yang menekankan empat dimensi utama pengembangan kapasitas: individu dan tim, institusi, lingkungan strategis, serta fasilitasi.

Temuan: Faktor Budaya, Religiusitas, dan Trust Jadi Unsur Pembeda

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas kelembagaan PBB-P2 belum memberikan hasil optimal karena berbagai hambatan internal maupun eksternal.

Baca juga:   Kolaborasi HIMA PPKn dan HIMABI STKIP Pasundan Tingkatkan Kesadaran Bersedekah

Salah satu temuan penting—yang menjadi novelty dalam penelitian ini—adalah masuknya unsur budaya, religiusitas, dan trust sebagai subdimensi tambahan dalam dimensi Environment Strategic Action.

Menurut Kunkun, nilai-nilai agama yang ditanamkan melalui pendidikan dan interaksi sosial berperan sebagai mekanisme kontrol moral, sementara kepercayaan publik terhadap pemerintah terbukti menjadi faktor penting dalam kepatuhan pajak daerah.

Pendekatan ini memberikan perspektif baru bahwa perilaku wajib pajak tidak hanya dipengaruhi aturan formal, tetapi juga oleh lingkungan psikologis dan sosial yang membentuk pola pikir mereka.

Lulus Sangat Memuaskan dan Berkomitmen Dukung Penguatan Fiskal Daerah

Kunkun Kurmansah dinyatakan lulus dengan IPK akhir 3,65 dan predikat Sangat Memuaskan. Ia tercatat sebagai doktor ke-306 di bidang Ilmu Sosial Pascasarjana Universitas Pasundan.

Dalam wawancaranya, Kunkun menegaskan pentingnya penguatan fiskal daerah melalui PBB-P2.

Baca juga:   Server Pendaftaran Bermasalah, Orang Tua Serbu SMK di Cimahi

“Intinya, otonomi daerah harus didukung dengan fiskal yang kuat. Fiskal yang kuat itu diawali dari sumber pendapatan yang memadai, dan PBB adalah salah satu sumber pendapatan yang harus dikelola dengan baik agar memberikan manfaat bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya dan masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap hasil penelitiannya dapat diimplementasikan secara nyata oleh pemerintah daerah.

“Harapannya penelitian ini dapat dipergunakan sepenuhnya oleh pemangku kepentingan. Jika dimanfaatkan, Insya Allah akan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pendapatan PBB-P2 di Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Kunkun juga menyampaikan apresiasinya untuk Pascasarjana Unpas.

“Pasca telah memberikan kami ilmu yang luar biasa dan bimbingan yang sangat berarti. Harapan saya, Pascasarjana Unpas semakin maju, semakin hebat, dan segala kebaikan yang diberikan kepada saya menjadi bekal yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat,” tutupnya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: doktor ilmu sosial unpasPascasarjana Universitas Pasundanpascasarjana unpassidang promosi doktor unpasuniversitas pasundanunpas


Related Posts

Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.