CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Mahasiswa, Dosen Terdampak Bencana Sumatera akan Dapat Bantuan Langsung Senilai Rp71Miliar

Yatti Chahyati
7 Desember 2025
Paguyuban Pasundan Galang Dana Sumatera

Bencana Sumatera yang memakan ratusan korban jiwa. (foto: ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASAJABAR.COM – Kemdiktidaintek gelontorkan Rp71 Miliar untuk bantu mahasiswa dan dosen terdampak bencana sumatera.

Dalam siaran pers,Minggu (7/12/2025), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), menyalurkan bantuan biaya hidup senilai Rp71 miliar untuk mendukung sivitas akademika yang terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak akhir November 2025 ini mengakibatkan 916 warga meninggal dunia, 274 hilang, serta 51 kabupaten/kota terdampak.

Sebanyak 60 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta mengalami kerusakan sarana prasarana dan terhentinya aktivitas pembelajaran.

Bantuan untuk 19 Ribu Lebih Mahasiswa dan Dosen

Program bantuan biaya hidup Kemdiktisaintek menjangkau: 15.833 mahasiswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP), 3.100 mahasiswa ADik (Afirmasi Pendidikan Tinggi) dan 554 dosen terdampak

Baca juga:   Kolaborasi Strategis bank bjb dan PIP: Buka Akses Lebih Luas untuk UMKM

Adapun nominal bantuannya yaitu: Rp1.250.000 per bulan selama tiga bulan untuk mahasiswa dan Rp4.500.000 per bulan selama dua bulan untuk dosen

Seluruh bantuan telah disalurkan langsung ke rekening penerima sejak 5 Desember 2025.

Total Bantuan Tanggap Darurat Capai Rp124,3 Miliar

Kementerian mencatat ada tiga program besar dalam respons cepat bencana Sumatera, yaitu:

  1. Program PkM Tanggap Darurat – Rp46,5 miliar

Melibatkan 28 perguruan tinggi posko di wilayah terdampak serta 10 perguruan tinggi pendukung dari luar Sumatera. Fokus kegiatannya mencakup asesmen kebutuhan, layanan kesehatan, pemulihan lingkungan, sanitasi, psikososial, logistik, hingga penyediaan air bersih.
Program dilaksanakan pada 3–30 Desember 2025.

  1. Penggalangan Dana Kemanusiaan – Rp6,8 miliar

Dana dihimpun dari pegawai Kemdiktisaintek, PTN, LLDIKTI, dan PTS melalui rekening resmi Diktisaintek Peduli.

  1. Bantuan Biaya Hidup Mahasiswa & Dosen – Rp71 miliar
Baca juga:   Pengawal Setnov Pelesiran Dipindah Tugas, Senin Depan Diperiksa Kanwil

Menjadi program terbesar yang langsung menyasar individu terdampak.

Koordinasi Kampus dan Lapangan Berjalan Intensif

Perguruan tinggi posko di Aceh, Sumut, dan Sumbar menjalankan berbagai fungsi penting seperti: pemetaan kebutuhan darurat, distribusi logistic, layanan kesehatan dan dukungan psikososial, penyediaan perahu karet, generator, alat penyedot air dan lumpur, mobilisasi relawan mahasiswa, koordinasi dengan BNPB, pemerintah daerah, dan TNI/Polri

Dalam rapat koordinasi pada Kamis (4/12), Menteri Brian menyampaikan apresiasinya.

“Kami ucapkan terima kasih atas gerak cepat perguruan tinggi dalam merespon kebutuhan masyarakat sehingga bantuan dapat disalurkan dengan cepat dan tepat,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang), Fauzan Adziman, menegaskan pentingnya data lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Baca juga:   Paguyuban Pasundan Galang Dana untuk Bencana Sumatera

“Informasi yang dikumpulkan kampus posko sangat membantu pelaksanaan program tanggap bencana agar lebih efisien,” katanya.

Kebutuhan Mendesak di Lokasi Bencana

Laporan kampus posko menunjukkan sejumlah kebutuhan kritis: perahu karet dan genset, akses menuju wilayah terisolasi, penanganan lumpur tebal, obat-obatan, alat kesehatan, logistik, dan dukungan psikososial anak, alat penyaring air dan sistem energi surya dan sarana sanitasi darurat.

Pendataan Kerusakan Perguruan Tinggi Dimulai

Kemdiktisaintek juga melakukan pendataan terstruktur terhadap kerusakan fasilitas pendidikan tinggi, termasuk laboratorium, gedung rusak, peralatan komputer, listrik, jaringan internet, hingga akses jalan kampus. Data ini menjadi dasar untuk program pemulihan dan revitalisasi pada tahap berikutnya.

Kemdiktisaintek menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh korban bencana dan membuka informasi resmi bantuan melalui kanal kementerian dan LLDIKTI. (*/tie)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: ADikbanjir Acehbantuan dosenbantuan mahasiswabantuan pendidikan tinggibencana sumaterakemdiktisainteklongsor sumateraperguruan tinggi terdampakPIP


Related Posts

rektor teken kontrak Kemdiktisaintek
HEADLINE

Ratusan Rektor Teken Kontrak 2026 dengan Mendiktisaintek, Ada Apa?

6 Januari 2026
madrasah di Aceh
HEADLINE

Madrasah di Aceh Dipastikan Siap Kembali Gelar Pembelajaran Senin Ini

4 Januari 2026
Beasiswa Unpad untuk Mahasiswa
HEADLINE

Unpad Prioritaskan Beasiswa dan Dukungan Hidup 44 Mahasiswa Korban Bencana Sumatera

9 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.