CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Duh! Persib Bandung Kena Sanksi Denda AFC Lagi

Aris
17 Desember 2025
Persib Bandung

laga antara Persib Bandung menghadapi Persis Solo pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Senin (27/10/2025) malam. (FOTO : PASJABAR)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM – Persib Bandung kembali mendapatkan sanksi dari Asian Football Confederation (AFC) atau Konfederasi Sepak Bola Asia. Sanksi berupa denda sebanyak USD 30.000 atau sekitar Rp499 juta.

Hukuman ini diberikan imbas insiden yang terjadi di AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 pada laga Selangor FC vs Persib di MBPJ Stadium, Malaysia, pada 6 November 2025.

Laga ini dimenangkan Persib dengan dramatis. Setelah tertinggal 0-2 di babak pertama, Persib justru berbalik menang 3-2 di akhir laga.

Baca juga:   Menanti Kembali Tangguhnya Nick-Gustavo di Laga PSS Vs Persib

Kemenangan ini pun jadi salah satu pertandingan epik yang kemungkinan akan dikenang Bobotoh. Itu karena laga berjalan dengan menegangkan hingga berakhir manis untuk Persib.

Namun, di balik kemenangan manis itu, justru tersisa hal negatif. Sanksi kini harus diterima Persib. Lantas, apa penyebabnya?

Berdasarkan sidang yang dilakukan Komite Disiplin dan Etik AFC, Bobotoh alias pendukung Persib didakwa melanggar Pasal 65 Kode Disiplin dan Etik AFC.

Baca juga:   Unpas dan BAN-PT Bahas Arah Kebijakan Penjaminan Mutu PT

Dalam penjelasannya, AFC menuliskan beberapa penonton yang merupakan penonton tergugat alias Bobotoh masuk ke lapangan pertandingan saat laga berangsung.

Penonton juga melempar delapan botol air kosong ke lapangan dan/atau area di sekitar lapangan pertandingan.

“Persib Bandung (IDN) diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD 30.000 (Rp499 juta) karena melakukan pelanggaran sebagaimana diatur dalam Pasal 65 ayat 1 Kode Disiplin dan Etik AFC,” tulis pernyataan AFC.

Hukuman ini jadi ironi tersendiri di balik kesuksesan Persib yang baru saja mencetak sejarah sebagai tim pertama yang lolos ke 16 besar ACL 2. Persib sendiri lolos sebagai pemuncak klasemen Grup G dengan 13 poin.

Baca juga:   Kata Marc Klok Usai Bawa Persib Kalahkan Arema

Di baba 16 besar, ada tiga calon lawan Persib, yaitu An Ha Noi (Vietnam/runner-up Grup E), Ratchanuri FC (Thailand/runner Grup F), dan Pohang Steelers (Korea Selatan/runner-up Grup H). Pengundian akan dilakukan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 30 Desember 2025. (ars)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: AFCAsian Football ConfederationKonfederasi Sepak Bola Asiapersibpersib bandung


Related Posts

dukungan bobotoh
HEADLINE

Dukungan Bobotoh Menggema di GBLA Jelang Persib Hadapi Persija

7 Mei 2026
Persib Bandung
HEADLINE

Buka-bukaan Pelatih Persib Bandung Jelang Lawan Persija

7 Mei 2026
Bojan Hodak
HEADLINE

Bojan Hodak Bicara soal Hinaan dari Suporter

7 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.