BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM — Arus lalu lintas di kawasan objek wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mengalami kepadatan kendaraan wisatawan pada Rabu (24/12/2025) siang. Kepadatan ini dipicu meningkatnya jumlah wisatawan yang memanfaatkan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk berkunjung ke kawasan wisata pegunungan tersebut.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan terjadi di ruas jalan utama dari arah Kota Bandung menuju Lembang. Kendaraan pribadi berpelat Jabodetabek hingga bus pariwisata tampak mendominasi jalur nasional yang menjadi akses utama menuju berbagai destinasi wisata di Lembang.
Kepadatan kendaraan bahkan sudah mulai terasa sejak pintu keluar Tol Pasteur, Kota Bandung. Arus kendaraan wisatawan yang terus berdatangan membuat kecepatan lalu lintas menurun dan menyebabkan antrean panjang di sejumlah titik rawan macet.
Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Secara Situasional
Untuk mengurai kepadatan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi menerapkan sistem one way sepenggal secara situasional. Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan baik dari arah Bandung menuju Lembang maupun sebaliknya, menyesuaikan kondisi kepadatan di lapangan.
Sejumlah personel kepolisian tampak disiagakan di titik-titik strategis untuk mengatur arus kendaraan dan memberikan arahan kepada para pengendara. Penerapan one way sepenggal dilakukan secara bergantian guna memperlancar arus kendaraan wisatawan yang terus meningkat.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Cimahi, Ipda M. Yusup, mengatakan volume kendaraan wisatawan pada hari ini mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya.
“Terjadi peningkatan volume kendaraan wisatawan sekitar 10 persen dibandingkan hari kemarin. Mayoritas kendaraan berasal dari luar daerah, terutama wilayah Jabodetabek,” ujar Ipda Yusup.
Ia menambahkan, kepadatan diprediksi masih akan terjadi selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Pihak kepolisian mengimbau pengendara untuk tetap tertib, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Selain itu, wisatawan juga disarankan untuk mengatur waktu perjalanan dan mempertimbangkan jalur alternatif guna menghindari kemacetan panjang, terutama pada jam-jam sibuk.
Kepadatan kendaraan di kawasan wisata Lembang diperkirakan akan terus berlangsung hingga berakhirnya masa libur Nataru. (uby)







