CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home CAHAYA PASUNDAN

Sifat dan Ciri-Ciri Ibadah

Hanna Hanifah
9 Januari 2026
Ciri-Ciri Ibadah

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter
Ketua Bidang Agama Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si (foto: pasjabar)

Oleh: Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si., Ketua Bidang Penelitian & Pengembangan Paguyuban Pasundan (Sifat dan Ciri-Ciri Ibadah, dalam buku Afeksi Islam)

WWW.PASJABAR.COM – Mustafa Ahmad al-Zarqa, seorang ahli ilmu fikih kontemporer, menyebutkan beberapa sifat yang menjadi ciri-ciri ibadah yang benar, yakni:

  1. Bebas dari perantara, karena untuk melakukan ibadah kepada Allah, seorang muslim tidak memerlukan perantara. Ia harus langsung berhubungan dengan Allah. Dalam hal ini, ulama atau para tokoh agama hanya berfungsi dan berperan sebagai pengajar serta pembimbing bagi muslim lainnya.

    “Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa kepada-Ku ….” (QS al-Baqarah, 2:186).

  2. Tidak terikat kepada tempat-tempat khusus. Secara umum, Islam tidak menetapkan bagi penganutnya untuk melakukan ibadah di tempat tertentu, kecuali ibadah haji. Islam memandang setiap tempat yang suci sebagai tempat ibadah. Seluruh permukaan bumi adalah tempat bersujud, bersih dan suci (HR Bukhari dan Muslim).

    “Kepunyaan Allah-lah timur dan barat. Ke mana pun kamu menghadap, di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS al-Baqarah, 2:115).

  3. Tidak memberatkan (‘adam al-haraj) dan tidak menyulitkan (izalat al-‘anat), karena Allah senantiasa menghendaki kemudahan dan tidak menghendaki kesulitan. Kamu seharusnya melakukan pekerjaan yang kamu sendiri mampu melakukannya. Sesungguhnya Allah tidak menyenangi suatu perbuatan hingga kamu sendiri menyenanginya (HR Bukhari dan Muslim).

    “Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (QS al-Baqarah, 2:185).

    “Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapatkan pahala dari kebajikan yang diusahakannya dan ia mendapatkan siksa dari kejahatan yang dikerjakannya.” (QS al-Baqarah, 2:286). (han)

Print Friendly, PDF & Email
Baca juga:   270 Gempa LF Guncang Tangkuban Parahu, Warga Diimbau Siaga
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Ciri-Ciri IbadahIbadahislammuslimSifat dan Ciri-Ciri IbadahSifat Ibadah


Related Posts

ruang lingkup hukum islam
CAHAYA PASUNDAN

Ruang Lingkup Hukum Islam

1 Mei 2026
islam
CAHAYA PASUNDAN

Hukum dalam Perspektif Islam

24 April 2026
pemikiran islam
CAHAYA PASUNDAN

Bidang Pemikiran dalam Islam

17 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.