CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

Pelunasan BIPIH 2026 Jawa Barat Belum Penuh, Kuota Tersisa

Avepasco
14 Januari 2026
BIPIH 2026

BIPIH 2026 tahap kedua resmi ditutup pada Jumat, 9 Januari 2026. Di Jawa Barat, tingkat pelunasan tercatat belum mencapai 100 persen. (foto: ave/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM – Batas pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) 2026 tahap kedua resmi ditutup pada Jumat, 9 Januari 2026.

Di Jawa Barat, tingkat pelunasan tercatat belum mencapai 100 persen. Dari total 29.372 calon jemaah haji yang berhak melunasi, baru 28.589 orang atau sekitar 97,33 persen yang telah menyelesaikan pembayaran.

Masih adanya sisa kuota tersebut membuka peluang bagi calon jemaah haji cadangan yang sejatinya dijadwalkan berangkat pada 2027 untuk dapat berangkat lebih awal pada musim haji 2026, apabila kuota tidak terpenuhi sepenuhnya.

Baca juga:   ITB Raih Penghargaan JDIH Tahun 2022 dari Pemprov Jawa Barat

Kepala Bidang Pelayanan Haji dan Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Barat, Amri Yusri, mengatakan pihaknya masih berharap adanya kebijakan tambahan dari pemerintah pusat.

“Kami berharap ada perpanjangan waktu pelunasan, karena masih ada sekitar 2,67 persen jemaah yang terkendala saat proses pelunasan, terutama terkait istitoah dan sistem perbankan,” ujar Amri Yusri.

Baca juga:   Minyak Goreng Curah Langka, DPRD Kota Bandung Bakal Panggil Pihak Ini

Kendala Istitoah dan Pembiayaan

Menurut Amri, sejumlah daerah di Jawa Barat memang belum mencapai pelunasan maksimal akibat berbagai kendala yang dihadapi calon jemaah. Salah satu faktor utama adalah persoalan pembiayaan serta belum terpenuhinya syarat istitoah kesehatan.

“Di beberapa daerah memang masih kurang. Kendalanya beragam, mulai dari pembiayaan yang belum tersedia hingga persoalan istitoah,” katanya.

Amri menambahkan, apabila melihat data calon jemaah cadangan yang siap melunasi, seharusnya tingkat pelunasan bisa melampaui 100 persen. Namun, faktor kesehatan menjadi penghambat utama.

Baca juga:   Dukung Penggunaan Produk Dalam Negeri dan UMKM, Kejati Jabar Lakukan Review Produk

“Dari data cadangan yang siap melunasi sebenarnya bisa lebih dari 100 persen. Hanya saja terkendala oleh istitoah,” ujarnya.

Ia menegaskan, jika hingga batas akhir kuota Jawa Barat belum terpenuhi, maka calon jemaah haji cadangan yang seharusnya berangkat pada tahun 2027 memiliki peluang besar untuk diberangkatkan pada operasional haji tahun ini.

“Kami tentu akan memaksimalkan kuota yang ada agar tidak ada yang terbuang,” pungkas Amri. (ave)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: BIPIH 2026Pelunasan BIPIH 2026Pelunasan BIPIH 2026 Jawa Barat


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.