CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Natrium Tinggi pada Mi Instan

Hanna Hanifah
2 Februari 2026
natrium mi instan

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM – Ahli gizi sekaligus anggota Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI), Diah Maunah, menyatakan konsumsi natrium mi instan masih diperbolehkan selama dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan.

Ia menyarankan mi instan dikonsumsi maksimal satu kali dalam sebulan atau dijadikan sebagai makanan “rekreasi”.

“Mi instan merupakan jenis makanan yang aman dikonsumsi jika kita paham batasan porsi dan cara pengolahan yang tepat sesuai dengan kondisi tubuh kita. Misalnya dikonsumsi hanya satu bulan satu kali saja,” ujar Diah kepada ANTARA, Senin (2/2/2026).

Menurut Diah, mi instan digemari masyarakat karena mudah diperoleh, praktis, dan terjangkau. Pada musim hujan, mi instan rebus kerap menjadi pilihan. Karena memberikan rasa hangat dan gurih yang disukai berbagai kalangan.

Baca juga:   Belum puas liburan? Ini rekomendasi wisata air di Bandung buat habiskan sisa liburan bareng keluarga!

Namun di balik kepraktisannya, mi instan memiliki kandungan natrium, lemak. Dan energi yang cukup tinggi sehingga perlu menjadi perhatian. Terutama bagi penderita hipertensi, penyakit pembuluh darah, dan obesitas.

Kandungan Natrium Tinggi dan Risiko Kesehatan

Diah menjelaskan mi instan rebus umumnya mengandung natrium lebih tinggi dibandingkan mi instan goreng. Yakni di atas 1.000 miligram per bungkus. Jumlah tersebut sudah memenuhi sekitar 75 persen kebutuhan natrium harian orang dewasa.

Baca juga:   Kontra Timor Leste di SEA GAMES 2021 , Ini Janji Klok untuk Timnas Indonesia

“Jika seseorang memiliki hipertensi atau sensitif terhadap natrium, maka tidaklah tepat mengonsumsi mi instan kuah karena jatah natriumnya bisa langsung habis hanya dari satu porsi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan natrium maksimal bagi penderita hipertensi hanya sekitar 1.200 miligram per hari. Sementara mi instan kuah mengandung sekitar 1.000 hingga 1.100 miligram per sajian.

Konsumsi mi instan secara berlebihan, terutama tanpa diimbangi makanan bergizi lain, dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit degeneratif. Di antaranya kerusakan pembuluh darah, tekanan darah tinggi yang berujung gangguan ginjal, hingga gangguan saluran cerna seperti iritasi lambung dan usus.

Baca juga:   PASTV : PRESIDEN JOKOWI SEBUT MENTERI YANG GAGAL MENANGANI COVID-19

Pada remaja, kebiasaan mengonsumsi mi instan setiap minggu bahkan berpotensi memicu wasir hingga kanker usus. Selain itu, asupan kalori dan lemak yang tinggi juga dapat menyebabkan obesitas.

Diah mengimbau masyarakat untuk menjadikan mi instan sebagai makanan selingan sesekali saja, serta tetap mengutamakan pola makan seimbang demi menjaga kesehatan jangka panjang. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: konsumsi mi instanmi instannatrium tinggi


Related Posts

Mie Sedaap Ditarik di Hongkong, BPOM: Mi Instan di Indonesia Dipastikan Aman.
PASNUSANTARA

Mie Sedaap Ditarik di Hongkong, BPOM: Mi Instan di Indonesia Dipastikan Aman

30 September 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.