WWW.PASJABAR.COM — Netizen Indonesia ngamuk langsung menyerbu akun Instagram resmi Inter Milan setelah insiden pelemparan flare ke arah kiper nasional Indonesia Emil Audero.
Peristiwa memalukan tersebut terjadi saat pertandingan antara Cremonese melawan Inter Milan berlangsung di Stadion Giovanni Zini pada Senin (2/2/26) dini hari.
Laga sempat dihentikan selama 3 menit karena Emil Audero harus mendapatkan perawatan medis setelah terkena lemparan petasan dari arah tribun.
Meskipun sempat merasa ketakutan namun Emil Audero menunjukkan sikap profesional dengan memilih untuk tetap melanjutkan pertandingan hingga selesai sepenuhnya.
Sikap tenang dari Audero menyelamatkan Inter Milan dari ancaman sanksi kekalahan WO jika pertandingan tersebut terpaksa dihentikan oleh wasit.
Netizen Indonesia Ngamuk dan Tuntutan Sanksi Tegas Kepada Suporter Inter

Para pendukung Timnas Indonesia tidak terima kiper kebanggaan mereka diserang oleh oknum suporter Nerazzurri dalam pertandingan kasta tertinggi Italia.
Banyak warganet yang menandai akun resmi FIFA agar memberikan sanksi tegas kepada pendukung Inter Milan yang hampir melukai Audero.
Beberapa komentar pedas menyebut perilaku oknum suporter tersebut sangat tidak terpuji dan menjuluki mereka sebagai kelompok suporter tingkat kampung sekelas tarkam.
Warganet Indonesia juga mempertanyakan alasan dibalik aksi pelemparan tersebut mengingat Emil Audero merupakan mantan pemain Inter Milan musim lalu.
Pertanyaan bernada ancaman juga muncul di kolom komentar yang menanyakan apakah suporter Inter sengaja mencari masalah dengan netizen Indonesia.
Dominasi Inter Milan dan Kondisi Terkini Pasca Insiden Flare
Dalam laga tersebut Inter Milan sebenarnya tampil sebagai pemenang berkat gol dari Lautaro Martinez serta gelandang asal Polandia Zielinski.
Namun kemenangan tim berjuluk La Beneamata tersebut tercoreng oleh aksi anarkis para pendukungnya yang membahayakan keselamatan pemain di lapangan.
Emil Audero yang kini membela Cremonese tetap mendapatkan banyak dukungan serta pujian dari masyarakat Indonesia atas ketegaran mental miliknya.
Hingga saat ini pihak manajemen Inter Milan belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi serangan netizen pada akun media sosial mereka.
Insiden ini menambah daftar panjang perselisihan antara suporter sepak bola di media sosial yang melibatkan basis massa besar dari Indonesia.
Rangkuman Reaksi Media Sosial (02/02/2026)
| Jenis Reaksi Netizen | Contoh Komentar Populer |
| Tuntutan FIFA | Meminta sanksi tegas karena membahayakan nyawa pemain. |
| Kekecewaan | Menyesalkan aksi fans kepada mantan pemain sendiri (Audero). |
| Julukan Negatif | Menyebut oknum suporter Inter sebagai “Suporter Tarkam”. |
| Dukungan Audero | Memuji sikap profesional Audero yang tidak meminta laga dihentikan. |







