BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, secara terbuka menyatakan kekecewaannya atas aksi sejumlah oknum Bobotoh yang turun ke lapangan Stadion GBLA setelah laga melawan Ratchaburi FC berakhir.
Meski mayoritas suporter telah memberikan dukungan luar biasa sepanjang pertandingan, Hodak menilai aksi segelintir fans tersebut telah merusak atmosfer positif yang sempat tercipta.
Pelatih asal Kroasia ini memberikan apresiasi kepada puluhan ribu penonton yang tetap tertib.
Namun ia menyayangkan perilaku emosional dari sekelompok kecil orang di penghujung laga.
“Mungkin di sini ada sekitar 30 ribu suporter dan 29.900 dari mereka fantastis. Tidak mudah bermain di sini, dan Ratchaburi juga merasakannya. Itu keuntungan bagi kami.”
Ancaman Sanksi Berat AFC dan Kerugian Finansial Akibat Pelanggaran Oknum Bobotoh
Kekecewaan suporter yang memuncak akibat kegagalan Persib melaju ke babak berikutnya justru berujung pada tindakan yang dianggap memalukan dan merugikan pihak klub.
Puluhan orang terpantau mengejar wasit Majed Alshamrani, sementara pelemparan botol serta petasan dari tribun selatan memaksa pemain dan pelatih turun tangan untuk menenangkan massa.
Hodak menegaskan bahwa ulah sekitar seratus orang tersebut sangat berisiko membuat Persib kembali dijatuhi denda besar oleh konfederasi sepak bola Asia atau AFC.
“Tapi ada sekitar 100 orang yang merusak itu. Mereka datang untuk kepentingan pribadi. Kami bisa saja didenda karena ulah 100 orang itu.”
Harapan Kedewasaan Suporter Demi Menjaga Keangkeran Stadion GBLA di Masa Depan
Menurut Bojan Hodak, tekanan dari penonton di GBLA sebenarnya merupakan kekuatan besar yang mampu membuat tim kuat seperti Bangkok United dan Ratchaburi merasa kesulitan.
Namun, ia sangat berharap agar para pendukung setia Persib bisa bersikap lebih dewasa dalam menyikapi hasil pertandingan agar keuntungan bermain di kandang tidak hilang akibat sanksi.
Persib sendiri sebelumnya pernah memiliki catatan buruk dengan denda mencapai 30 ribu dolar AS akibat kegagalan mengendalikan perilaku penonton pada fase grup kompetisi yang sama.
Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh elemen suporter, agar dukungan besar selalu disalurkan secara positif demi kemajuan prestasi klub Maung Bandung di masa depan.
Rekapitulasi Insiden & Risiko Sanksi
| Detail Insiden | Deskripsi Kejadian |
| Pemicu Utama | Persib Tersingkir dari ACL 2 & Ketidakpuasan pada Wasit |
| Aksi Pelanggaran | Suporter turun ke lapangan, lemparan botol, dan petasan |
| Estimasi Pelaku | Sekitar 100 orang dari total 30.000 penonton |
| Risiko Sanksi | Denda Finansial (AFC) & Larangan Penonton |
| Riwayat Denda | ± 30.000 Dolar AS (Fase Grup ACL 2) |







