CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Dilema Ducati: Performa Gemilang di Buriram dan Isu Perpisahan Francesco Bagnaia

pri
24 Februari 2026
Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, pada akhir tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand. (DUCATI.COM)

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, pada akhir tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand. (DUCATI.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM — Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, menyatakan kepuasan mendalam atas hasil tes pramusim terakhir MotoGP 2026 yang baru saja usai di Sirkuit Buriram, Thailand. Dua pembalap andalan Ducati, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, berhasil menutup serangkaian uji coba di posisi empat besar, memberikan sinyal kuat bahwa pabrikan Borgo Panigale masih menjadi penguasa teknis di lintasan.

Namun, di balik keberhasilan teknis tersebut, awan mendung menyelimuti garasi Ducati menyusul kabar mengenai masa depan Pecco Bagnaia yang mulai terungkap.

Validasi Komponen dan Dominasi di Tes Buriram

Hasil tes di Buriram menunjukkan bahwa motor Desmosedici masih merupakan paket paling kompetitif di grid.

Marc Marquez dan Francesco Bagnaia masing-masing mengamankan posisi ketiga dan keempat dalam catatan waktu kombinasi.

Tardozzi menjelaskan bahwa fokus utama dalam tes ini adalah memvalidasi data yang telah dikumpulkan sejak pengujian di Sepang, Malaysia, awal bulan ini.

Pabrikan Italia tersebut melakukan uji coba ekstensif pada sistem aerodinamika terbaru, sasis, hingga suspensi belakang untuk memastikan cengkeraman (grip) motor tetap optimal dalam berbagai kondisi suhu lintasan.

“Kami sangat puas karena telah mengonfirmasi banyak elemen yang dipilih pembalap di Sepang. Di sini, kami memvalidasi cengkeraman motor dengan komponen-komponen ini, dan hasilnya sangat positif,” ungkap Tardozzi dilansir dari MotoGP.com.

Keberhasilan ini menempatkan Ducati dalam posisi yang sangat kuat menjelang seri pembuka yang juga akan digelar di sirkuit yang sama.

Baca juga:   Marc Marquez Podium, Makin Mantap di Puncak Klasemen

Kebangkitan Pecco Bagnaia Setelah Musim Sulit

Salah satu poin paling membahagiakan bagi manajemen Ducati adalah kembalinya performa terbaik Francesco Bagnaia.

Setelah mengalami masa sulit dan finis di posisi kelima klasemen akhir musim lalu, Pecco tampak telah menemukan kembali sentuhan magisnya.

Tardozzi melihat sang pembalap asal Italia tersebut kini lebih percaya diri dan siap bersaing untuk merebut kembali takhta juara dunia.

“Kami tentu saja sangat senang melihat Pecco kembali ke performa terbaiknya. Tampaknya dia akan kembali menjadi pesaing untuk gelar juara dan kemenangan sejak balapan pertama,” ujar Tardozzi dengan nada optimis.

Stabilitas mental dan teknis Bagnaia dalam tes pramusim ini dianggap sebagai kunci bagi Ducati untuk menghadapi serangan dari kompetitor seperti Aprilia dan KTM, yang mulai menempel ketat di sesi uji coba.

Baca juga:   Keseimbangan Negara dan Rakyat

Sinyal Perpisahan: Bagnaia Menuju Aprilia 2027?

Namun, suasana penuh optimisme tersebut berubah menjadi melankolis ketika topik mengenai masa depan Bagnaia mencuat.

Pembalap yang mengakhiri penantian gelar Ducati selama 15 tahun pada 2022 itu dikabarkan telah mengambil keputusan bulat untuk hengkang.

Aprilia santer disebut sebagai pelabuhan utama Bagnaia mulai musim 2027, sebuah perpindahan yang akan menjadi kejutan terbesar di bursa transfer MotoGP dalam beberapa tahun terakhir.

Tardozzi tidak membantah kabar validitas mengenai keputusan Bagnaia tersebut, meski ia enggan memberikan pernyataan mendalam.

“Kita lihat saja. Itu tergantung padanya. Kami tidak ingin membuat pernyataan mengenai hal ini karena itu adalah hak Pecco untuk mengumumkannya,” kata Tardozzi dengan nada yang terdengar sedih.

Isu ini menandakan bahwa musim 2026 kemungkinan besar akan menjadi tarian terakhir (last dance) antara Bagnaia dan tim impiannya, Ducati Lenovo.

Baca juga:   The King of COTA Kembali: Marc Marquez Tercepat di Sesi Practice MotoGP Amerika 2026

Tugas Berat Menutup Era dengan Gelar Juara

Meskipun perpisahan tampaknya tidak terelakkan, fokus Ducati tetap tertuju pada target jangka pendek: memenangi musim 2026. Dengan kombinasi juara bertahan Marc Marquez dan “Si Anak Hilang” Pecco Bagnaia yang telah kembali ke puncak performa, Ducati memiliki modal yang lebih dari cukup.

Pertarungan di Buriram pada 1 Maret mendatang akan menjadi langkah awal pembuktian bagi Bagnaia untuk pergi dengan kepala tegak.

Perjuangan musim ini akan terasa emosional bagi seluruh kru Ducati Lenovo. Bagnaia bukan sekadar pembalap bagi mereka, melainkan ikon yang membawa Ducati kembali ke masa kejayaan.

Mengakhiri kerja sama dengan gelar juara dunia 2026 akan menjadi penutup yang manis bagi kemitraan legendaris ini.

Sebelum Bagnaia memutuskan untuk mencari tantangan baru bersama pabrikan lain di masa depan.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: ApriliaBerita BalapBerita MotoGP 2026Davide TardozziDavide Tardozzi Ducati LenovoDucatiFrancesco BagnaiaFrancesco Bagnaia Ducati Aprilia 2027Hasil tes pramusim MotoGP Buriram 2026Marc MarquezMarc Marquez tes BuriramMasa depan Francesco BagnaiaMotoGP 2026


Related Posts

Rider Gresini Racing, Alex Marquez, juara di MotoGP Spanyol 2026. (Foto: Anadolu via Getty Images/Anadolu)
HEADLINE

Drama Jerez! Alex Marquez Rebut Kemenangan Perdana, Marc Marquez Crash hingga Motor Terbelah

26 April 2026
Veda Ega Pratama finis keenam di Moto3 Spanyol 2026. (Foto: Dok. Honda Team Asia)
HEADLINE

Luar Biasa! Rider Honda Team Asia Veda Ega Pratama Tembus Posisi Keenam di Moto3 Spanyol Setelah Start dari Belakang

26 April 2026
Marc Marquez meraih kemenangan di sprint race MotoGP Spanyol. (AFP/JORGE GUERRERO)
HEADLINE

Aksi Cerdik Marc Marquez di Jerez: Mengapa Kemenangan Sprint Race Miliknya Sah Secara Regulasi?

26 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.