WWW.PASJABAR.COM — Kabar buruk menghampiri Real Madrid menjelang laga hidup mati pada leg kedua play-off 16 besar Liga Champions 2025/2026. Penyerang bintang mereka, Kylian Mbappe, dipastikan absen saat menjamu Benfica di Santiago Bernabeu pada Kamis (26/2/2026) dini hari WIB.
Masalah lutut yang telah menghantuinya sejak akhir tahun lalu memaksa pemain internasional Prancis itu harus menepi dari lapangan hijau di saat tim sangat membutuhkan ketajamannya.
Cedera Lama yang Dipaksakan Kembali Pulih
Berdasarkan laporan dari media Prancis, L’Equipe, cedera yang dialami Mbappe bukanlah hal baru. Ia pertama kali merasakan nyeri pada lututnya sejak Desember lalu.
Namun, ambisi besar untuk membantu Los Blancos merengkuh trofi Piala Super Spanyol membuatnya sempat “dipaksakan” kembali bermain sebelum kondisi lututnya benar-benar pulih 100 persen.
Sejak saat itu, kondisi fisiknya tidak pernah benar-benar mencapai level optimal.
Di tengah masa transisi Real Madrid di bawah kepemimpinan pelatih baru, Mbappe tetap berupaya tampil profesional meskipun harus menahan rasa sakit.
Ketidaknyamanan tersebut akhirnya mencapai titik puncak pada sesi latihan terakhir menjelang laga kontra Benfica, di mana Mbappe terpaksa berhenti lebih awal karena nyeri yang tak tertahankan.
Risiko Jangka Panjang dan Prioritas Alvaro Arbeloa
Keputusan untuk mengistirahatkan Mbappe diambil setelah evaluasi medis yang mendalam.
Meski pelatih Alvaro Arbeloa sebelumnya sempat menyatakan optimisme bahwa penyerang berusia 27 tahun itu bisa dimainkan, hasil pemindaian terbaru menunjukkan risiko yang terlalu besar jika ia tetap dipaksakan merumput.
Real Madrid tidak ingin kehilangan aset berharganya tersebut dalam durasi yang lebih lama.
Langkah ini juga dipandang sebagai tindakan preventif demi menjaga karier sang pemain, terutama dengan jadwal padat di sisa musim serta ajang Piala Dunia 2026 yang kian dekat.
Bagi Mbappe, bermain dalam kondisi cedera bisa berakibat fatal pada komplikasi jangka panjang yang dapat mengancam partisipasinya di turnamen akbar antarnegara musim panas mendatang.
Prediksi Absennya Kylian Mbappe dan Dampak pada Skuad Madrid di Santiago Bernabeu
Kylian Mbappe diperkirakan akan menepi setidaknya selama 10 hari ke depan. Hal ini berarti ia tidak hanya melewatkan laga melawan Benfica, tetapi juga absen dalam dua pertandingan penting di La Liga melawan Getafe dan Celta Vigo.
Bahkan, partisipasinya pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions (jika Madrid lolos) yang dijadwalkan pada 10-11 Maret mendatang masih menjadi tanda tanya besar.
Absennya pencetak gol utama tim ini menjadi tantangan berat bagi Arbeloa. Sang pelatih kini harus mencari formula baru di lini depan untuk membongkar pertahanan Benfica.
Tanpa kecepatan dan insting membunuh Mbappe, beban serangan Real Madrid kemungkinan besar akan beralih ke pundak Vinicius Jr, atau penyerang muda lainnya untuk memastikan tiket ke fase gugur tetap aman.
Menanti Keajaiban di Santiago Bernabeu
Meskipun tanpa Mbappe, Real Madrid tetap diunggulkan saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Namun, Benfica bukanlah lawan yang mudah dijinakkan, terutama dengan fakta bahwa Madrid sedang tidak tampil dengan kekuatan penuh.
Pertandingan pada Kamis dini hari nanti akan menjadi ujian sejauh mana kedalaman skuad El Real mampu menutupi lubang besar yang ditinggalkan sang megabintang.
Staf medis klub akan memantau perkembangan lutut Mbappe secara harian. Jika proses pemulihan berjalan lambat, masa istirahat bisa diperpanjang hingga dua pekan lebih.
Fokus utama klub saat ini adalah memastikan Mbappe kembali dalam kondisi bugar sepenuhnya guna menghadapi fase krusial di akhir musim kompetisi.
Daftar Pertandingan yang Dilewatkan Mbappe (Estimasi)
| Kompetisi | Lawan | Tanggal | Status |
| Liga Champions | Benfica (Leg 2) | 26 Feb 2026 | Pasti Absen |
| La Liga | Getafe | 1 Mar 2026 | Prediksi Absen |
| La Liga | Celta Vigo | 8 Mar 2026 | Prediksi Absen |
| Liga Champions | Babak 16 Besar | 10-11 Mar 2026 | Diragukan |







