WWW.PASJABAR.COM – Madura United akan melakoni laga berat karena harus menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (26/2/2026) malam.
Di laga ini, Persib tak akan dipimpin pelatih Bojan Hodak. Pria asal Kroasia itu harus menjalani sanksi akibat akumulasi kartu kuning.
Situasi ini dianggap bukan sebagai hal yang menguntungkan bagi Madura United. Pelatih Carlos Perreira justru memandang Persib tetap tangguh tanpa didampingi pelatih kepala.
“Saya tidak berpikir (absennya Bojan Hodak) itu menjadi keuntungan besar bagi kami,” ucap Carlos Perreira, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, dengan atau tanpa Bojan Hodak, para pemain Persib tetap harus diwaspadai. Sebab, mereka pasti sudah dipersiapkan dengan matang untuk menghadapi Madura United.
Di saat yang bersamaan, para pemain Persib akan berusaha mati-matian meraih kemenangan. Mereka tak akan mau dipermalukan tim tamu di depan publiknya sendiri.
Di sisi lain, Madura United sendiri sudah siap tempur menghadapi Persib. Para pemain pun punya motivasi tinggi.
“Pertandingan ini membuat pemain menjadi lebih termotivasi karena mereka tahu kita akan bermain melawan tim yang sedang berjuang untuk menjadi juara liga,” ungkap Carlos Perreira.
Sementara itu, kapten Madura United Lulinha mengatakan timnya sudah melakukan persiapan matang untuk menghadapi Persib. Analisa kekuatan Persib hingga taktik sudah dipelajari para pemain.
“Persib kuat tim yang kuat dalam bertahan, tim yang kuat juga dalam menyerang, itulah kenapa mereka menjadi nomor satu di liga,” kata Lulinha.
Meski begitu, pemain asal Brasil itu menegaskan timnya tak takut menghadapi Persib. Madura United akan berusaha meraih kemenangan meski harus dengan susah payah.
“Tentu saja kami menghormati Persib Bandung, kita menghormati pelatihnya juga, dia pelatih yang bagus, dan menghormati semua yang ada di tim. Tapi kami tentu datang ke sini untuk meraih kemenangan dan mendapatkan poin untuk Madura,” pungkas Lulinha. (ars)







