WWW.PASJABAR.COM – Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) kembali melahirkan doktor baru di bidang Ilmu Manajemen. Teguh Iman Basuki resmi meraih gelar doktor setelah menjalani Sidang Promosi Doktor yang digelar pada Rabu (11/3/2026).
Sidang promosi tersebut berlangsung di Aula Mandalasaba dr. Djoenjoenan, Aula Pascasarjana Unpas, Jalan Sumatra No. 41, Kota Bandung. Sidang dipimpin oleh Ketua Sidang Promosi Doktor Prof. Dr. H. Azhar Affandi, SE., M.Sc.
Dalam sidang tersebut, Teguh mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengaruh Kualitas Layanan Mobile Banking, E-Servqual, dan Manajemen Kerelasian Pelanggan terhadap Behavioural Intention dan Kepuasan Nasabah serta Implikasinya pada Loyalitas Pelanggan (Survei pada Pengguna Mobile Banking Bank BJB Wilayah Bandung Raya).”

Tim promotor dalam sidang ini adalah Prof. Dr. H. Jaja Suteja, SE., M.Si., sebagai promotor dan Dr. H. Popo Suryana, SE., M.Si., sebagai co-promotor. Sementara tim penelaah sekaligus penguji atau oponen ahli terdiri dari Prof. Dr. H. Horas Djulius, SE., Prof. Dr. H. Bambang Heru P., M.S., serta Prof. Dr. H. M. Sidik Priadana, M.S.
Dalam sidang tersebut, Teguh dinyatakan lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,65 dengan yudisium sangat memuaskan. Ia juga tercatat sebagai lulusan ke-598 Program Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas.
Kualitas Layanan Mobile Banking Jadi Faktor Penting
Dalam disertasinya, Teguh menyoroti transformasi digital di sektor perbankan yang semakin berkembang seiring meningkatnya kebutuhan layanan transaksi yang cepat, aman, dan akurat.
Saat ini, hampir seluruh perbankan menyediakan fasilitas mobile banking sebagai sarana untuk memudahkan nasabah dalam melakukan berbagai transaksi keuangan secara digital. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan sejumlah keluhan dari pengguna layanan tersebut.
Beberapa keluhan yang muncul di antaranya berkaitan dengan fitur layanan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan nasabah, akses aplikasi yang lambat, hingga transaksi yang tidak terkirim. Selain itu, penyajian informasi yang kurang akurat juga dapat memengaruhi kenyamanan pengguna mobile banking.

Melalui penelitian yang dilakukan dengan metode survei terhadap pengguna mobile banking Bank BJB di wilayah Bandung Raya, hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan mobile banking, e-servqual, dan manajemen kerelasian pelanggan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap behavioural intention serta kepuasan nasabah. Kedua faktor tersebut juga terbukti berimplikasi terhadap peningkatan loyalitas pelanggan.
Dorong Pengembangan Layanan Digital Perbankan
Ditemui usai sidang, Teguh menjelaskan bahwa penelitian yang ia lakukan bertujuan untuk mengembangkan kajian ilmiah terkait perilaku nasabah dalam menggunakan layanan mobile banking.
“Maksud dan tujuan dari penelitian saya adalah mencoba mengembangkan beberapa keilmuan dengan menggunakan beberapa variabel independen di antaranya kualitas layanan mobile banking, kemudian e-servqual, dan manajemen kerelasian pelanggan. Objek penelitian saya adalah pengguna mobile banking Bank BJB,” ujar Teguh.
Ia berharap penelitian tersebut dapat menjadi dasar bagi pengembangan layanan digital perbankan ke depan.
“Harapan saya tentunya penelitian ini masih bisa dikembangkan lagi dengan variabel-variabel lain yang mendukung dan dapat mengukur perilaku pengguna dalam periode waktu tertentu sehingga kontribusinya terhadap pengembangan layanan mobile banking di Bank BJB dapat semakin meningkat,” katanya.
Teguh juga menyampaikan apresiasi terhadap Pascasarjana Universitas Pasundan atas dukungan selama proses studinya.
“Walaupun saya berada di detik-detik injury time, bagi saya pelayanan di Pascasarjana Unpas luar biasa. Baik dari tenaga kependidikan, dosen, maupun profesor semuanya melayani dengan sungguh-sungguh dan sesuai dengan ekspektasi saya,” ujarnya. (han)







