WWW.PASJABAR.COM – Kepolisian Resor Kota Besar Bandung meningkatkan upaya pencegahan kejahatan dengan mengerahkan polisi wanita atau polwan dalam patroli dialogis. Langkah ini tidak hanya difokuskan pada pengamanan, tetapi juga untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.
Kegiatan patroli polwan yang berlangsung Kamis (19/3/2026) itu menyasar sejumlah titik keramaian, seperti kawasan Trunojoyo dan Sultan Agung. Daerah tersebut dikenal sebagai sentra penjualan produk fesyen yang selalu dipadati pengunjung.
Selain itu, patroli juga menjangkau pusat perbelanjaan Paskal 23. Lokasi ini menjadi tujuan warga untuk berbelanja maupun menghabiskan waktu bersama keluarga, termasuk untuk berbuka puasa.
Pendekatan Humanis dalam Patroli
“Alhamdulillah situasinya terkendali aman. Kami juga tetap memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengunjung di Paskal 23 serta Trunojoyo,” kata Kasi Humas Polrestabes Bandung, AKP Nurindah, di sela-sela patroli.
Dalam interaksi langsung dengan masyarakat, petugas mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap barang bawaan pribadi. Hal ini dilakukan untuk mencegah aksi pencurian.
“Kami juga memberikan imbauan agar anak-anak tetap dalam pengawasan orang tua,” ujarnya.
Pendekatan yang diterapkan lebih mengedepankan sisi humanis. Dengan cara ini, masyarakat diharapkan merasa lebih nyaman saat berinteraksi dengan aparat kepolisian.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis, khususnya melalui kehadiran Polwan. Tujuannya agar masyarakat merasa lebih nyaman dan tidak segan berinteraksi dengan petugas,” ucapnya.
Kepolisian memastikan kegiatan patroli seperti ini akan terus dilakukan secara berkala. Kegiatan difokuskan pada area dengan mobilitas masyarakat tinggi dan berpotensi rawan gangguan keamanan. (ave)






