CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Fenomena Hunter Moon Terjadi Oktober, Dapat Disaksikan di Seluruh Indonesia

Hanna Hanifah
17 Oktober 2024
hunter moon

BMKG mendeteksi fenomena Hunter Moon pada bulan Oktober 2024, yang dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia tanpa menimbulkan potensi bahaya. (foto: Antara https://jabar.antaranews.com/berita/550977/fenomena-hunter-moon-bisa-disaksikan-di-indonesia-dan-tak-berbahaya)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi fenomena Hunter Moon atau bulan purnama pada bulan Oktober 2024, yang dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia tanpa menimbulkan potensi bahaya.

Ketua Tim Bidang Geofisika Potensial BMKG, Syrojudin, menyatakan bahwa berdasarkan tabel periodik bulan tahunan, fenomena Hunter Moon akan berlangsung pada 16, 17, dan 18 Oktober 2024.

Baca juga:   Dangiang Paguyuban Pasundan: Menepis Simalakama

Puncaknya diperkirakan terjadi pada 17 Oktober 2024, saat fase penuh bulan purnama.

“Untuk wilayah Indonesia bagian barat, bulan akan terbit pada pukul 17.39 WIB dan terbenam pada pukul 05.03 WIB,” jelas Syrojudin pada Rabu malam (16/10/2024), dilansir dari Antara.

Pada 16 Oktober 2024, bulan akan berada pada fase waxing gibbous. Di mana bagian bulan yang terang akan mendominasi, dengan bentuk sabit gelap di satu sisinya.

Baca juga:   Timnas Indonesia Bekuk China, Ole Romeny Jadi Pahlawan

Sebaliknya, pada 18 Oktober 2024, bulan akan memasuki fase waning gibbous. Di mana bagian yang terang berkurang dari 99 persen menjadi 50 persen.

Syrojudin juga menjelaskan bahwa bulan akan terlihat lebih besar saat puncak purnama karena jaraknya lebih dekat ke Bumi pada tahun 2024 ini.

Fenomena ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia, kecuali jika cuaca sedang hujan. Fenomena Hunter Moon tidak berbahaya dan dapat disaksikan dengan mata telanjang.

Baca juga:   Rektor Pukul Gong Empat Kali Tanda Mahasiswa Baru Unpas Lebih dari 4000

Namun, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir perlu waspada karena bulan purnama bisa mempengaruhi pasang surut air laut. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: fenomena hunter moonhunter moon


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.